Setelah sebelumnya indeks mengalami tekanan yang cukup dalam kini telah kembali naik setelah menyentuh di support downtrend nya. Lalu apa selanjutnya?

Bulan Nopember telah usai, kini IHSG berada di bulan Desember yang mana secara statistik Desember adalah bulan dimana IHSG mampu naik cukup tinggi dan umumnya dikenal sebagai momen Window Dressing.

Window Dressing adalah saat dimana para fund manajer dan Manajer Investasi melakukan perbaikan kinerja atau mempercantik kinerja nya sehingga kinerja dana kelolaannya cukup menarik untuk mempertahankan nasabah maupun mampu menarik calon nasabahnya.

Baca Juga : Menilik Potensi Window Dressing di Tahun 2019 

Mari kita lihat Chart IHSG terakhir
https://www.blogsaham.com/
Sumber : investing.com

Terlihat IHSG memang mampu kembali naik setelah menyentuh suopport trenline nya dan kini IHSG telah nangkring di 6186. Resist berikutnya IHSG ada di 6300 yang merupakan resist yang cukup krusial bilamana mampu break maka IHSG akan test area 6400-6500. Kenaikan ini menjadi angin segar setelah sebulan indeks sulit untuk bergerak naik. Ditambah lagi berita mengenai penutupan dan suspensi beberapa reksadana membuat tekanan IHSG makin kuat akibat efek snowball.

Baca Juga : Anjloknya Kinerja Reksadana Saham

Apakah Window Dressing akan terjadi? Yup, akan terjadi di Desember-Januari ini

Berapa kenaikannya? No Body Who Knows

Badnews saat ini yang beredar masih seputar penutupan reksadana dan perang dagang Amerika dan Cina, selebihnya masih perlu kita perhatikan.

Rencana IPO Aramco tetap menjadi perhatian bagi pecinta Oil, hal ini akan berdampak pada saham Oil Related seperti MEDC. Kemudian berita mengenai siapa yang akan mengakuisisi Bank Permata mulai muncul, terakhir Sumitomo Mitsubishi.

Baca Juga : Rencana Akuisisi Bank Permata : Siapa yang Jadi Membelinya? 

Kembali pada IHSG, potensi IHSG break resist 6300 berpeluang besar tertembus. Hal ini lebih didorong oleh kemungkinan Window Dressing terjadi akhir tahun ini. Mengapa?

Banyak reksadana yang mencatatkan kinerja dibawah target, hal ini memungkinkan para Manajer Investasi untuk maintain harga saham mereka sehingga di akhir tahun laporan kinerja mereka bak putri salju, CANTIK.

Regards,

Blogsaham.com
Previous Post Next Post