Daftar Saham Top Gainers dan Top Losers di Awal Tahun 2020

Tahun sudah berganti, kini di tahun 2020 seharusnya aktifitas trading atau investasi kita lebih baik dibanding tahun tahun sebelumnya. Seperti biasanya pada artikel mingguan Blogsaham.com menyajikan data saham Top Gainers dan Top Losers serta beberapa review harga komoditas lainnya.

Pergerakan IHSG Sepekan Terakhir


Sebelum menyajikan data Top Gainers dan Top Losers, kita akan mengulas terkait pergerakan IHSG sepekan terakhir dan preview kemungkinan pergerakan IHSG sepekan mendatang. Berikut chart dari IHSG
pergerakan-ihsg-awal-tahun-2020
Sumber : www.investing.com

Terlihat pergerakan IHSG seminggu terkahir sangat terbatas dan bergerak sideways. Terdapat dua kemungkinan, pertama IHSG akan melanjutkan kenaikannya dan bergerak menuju 6500. Hal ini dikarenakan momentum window dressing yang berpeluang masih akan terjadi di Januari 2020, dan tren pergerakan dari IHSG sendiri dalam kondisi uptrend. Indikator MACD masih menunjukkan nilai positif meski kondisi saat ini sedang oversold. Baik chart maupun indikator pada chart IHSG sama-sama menunjukkan jenuh beli namun kondisi keduanya sama-sama berada di area resisten dan jika tembus maka kenaikan IHSG akan berlanjut.

Baca Juga : Daftar Saham Top Gainers dan Top Losers Seminggu Terakhir Desember 2019

Kedua, IHSG gagal breakout dan turun menuju area 6200. Saat ini support kuat IHSG berada di 6200 dan titik ini sudah teruji beberapa kali. Terdapat kemungkinan IHSG bakal turun menuju area ini sebelum melnjutkan kenaikanya. Beberapa alasan yang mendasarinya adalah banyaknya saham-saham bluechip yang saat ini dalam kondisi oversold, dan IHSG membutuhkan sentimen positif agar dapat breakout dari resisten saat ini. Namun jika tidak ada sentimen positif IHSG akan sideways dengan support di 6200. Secara indikator MACD, kekuatan uptrend IHSG terus mengecil dan hal ini menunjukkan bahwa IHSG sedang dalam masa sideways untuk menentukan kemanakah IHSG bergerak.

Daftar saham Top Gainers dan Top Losers.

Daftar Saham Top Gainers
1. BWPT  +34,21%
2. NIKL    +27,05%
3. INAF    +24,16%
4. TCPI     +18,45%
5. PSAB    +15,08%

top-gainers-2020-blogsaham
Sumber : www.investing.com

Kelima saham-saham terebut merupakan saham dengan kapitalisasi yang kecil dan ini mengonfirmasi bahwa saham-saham dengan kapitalisasi besar dalam kondisi sideways dan sepertinya para investor sedang wait and see.

Daftar Saham Top Losers
1. HRME    -23,33%
2. BJBR      -12,68%
3. KAEF     -7,95%
4. LPPF       -7,55%
5. INTP       -5,63% 

top-losers-ihsg-blogsaham-tahun-2020
Sumber : www.investing.com

Dari kelima Top Losers terdapat saham dengan fundamental yang sebenarnya tidak mengalami masalah apapun. Yakni BJBR dan INTP, hanya saja BJBR saat ini memiliki sentimen negatif berupa kepemilikan Jiwasraya yang saat ini memiliki problem berupa gagal bayar kepada para nasabahnya dan sudah menjadi perhatian publik, BJBR akan menarik jika bergerak di area 1000. Sedangkan INTP memang mengalami downtrend sejak pertengahan 2019 dan kondisi industri semen yang sedang oversupplay menjadikan bisnis semen cukup berat belum lagi gempuran semen-semen impor dari Cina dan support INTP saat ini ada di 18.000.

Ulasan Beberapa Harga Komoditas Dunia

Emas

emas-berjangka-ihsg-blogsaham-ihsg-2020
Sumber : www.investing.com

Sejak serangan Amerika Serikat terhadap salah satu pimpinan Militer Iran membuat kekhawatiran akan terjadinya perang di kalangan invetsor, sehingga emas yang selama ini dikenal sebagai instrumen investasi yang safe heaven diburu dan saat ini harga emas bergerak menuju harga All Time High nya. Secara indikator MACD emas berpotensi Break All Time High, dan jika ini terjadi ditambah lagi ketegangan Amerika dan Iran berlanjut, maka emas berpotensi membentuk pola cangkir dan ini merupakan pola Uptrend berkelanjutan dan saham-saham yang emas related akan bergerak naik seperti EMAS, MDKA dan PSAB.

Baca Juga : Apakah Window Dressing pada IHSG Gagal Terjadi?

Oil (Minyak Mentah)

minyak-mentah-wti-blogsaham-2020
Sumber : www.investing.com

Pergerakan oil pun positif mengikuti ketegangan di timur tengah antara Amerika Serikat dan Iran. Kenaikan harga oil ini selain dipicu oleh ketegangna tersebut, juga dipicu turunnya inventori minyak Amerika Serikat. Saham-saham Oil Related kemungkinan akan mengalami kenaikan pada senin esok mengikuti pergerakan harga minyak saat ini, seperti MEDC.

Batubara (Coal)

coal-batubara-blogsaham-ihsg-2020
Sumber : www.theice.com (GlobalCoal)

Harga Coal tidak banyak berubah, meski harga minyak sudah naik tinggi mengikuti perkembangan ketegangan di Timur Tengah. Meski begitu, jika harga minyak terus mengalami kenaikan maka bisa jadi hal ini menjadi sentimen positif bagi batubara, karena batubara merupakan subtitusi dari oil. Saat ini harga coal sedang dalam masa sideways di area 68-75 USD per MMBTU. Jika nantinya coal mendapatkan sentimen positif, bisa jadi saham-saham batubara akan mengalami kenaikan tinggi, dimana saat ini beberapa saham batubara berada di harga yang cukup murah.

Nikel

nikel-indonesia-blogsaham-2020
Sumber : www.investing.com

Harga nikel belum beranjak naik dan cenderung untuk bergerak sideways beberapa waktu kedepan. Hal ini mengonfirmasi bahwa para investor ataupun trader komoditas tersebut akan melihat perkembangan terkini dari kebijakan larangan ekspor Indonesi untuk komoditas yang satu ini, setelah sebelumnya harga nikel rally cukup tinggi setelah dirilisnya aturan larangan ekspor oleh pemerintah Indonesia.

Regards,
Blogsaham.com