5 Saham LQ45 yang harganya dibawah 700 rupiah tahun 2020

Blogsaham.com - Saham yang terdaftar dalam indeks LQ45 merupakan saham yang memiliki kapitalisasi pasar yang besar dan frekuensi perdagangannya juga tinggi, sehingga likuiditas pada saham-saham ini sangat baik.

Jika anda memiliki dana yang besar misalkan diatas 1 miliar rupiah, maka tidak disarankan bermain di saham-saham second liner apalagi third liner alias saham gorengan. Meski tidak ada larangan pasti untuk masuk ke saham second liner, namun memilih saham dengan likuiditas tipis bisa menjebak dana anda disana.

Selain itu, saham-saham LQ45 juga dikenal sebagai saham-saham yang memiliki fundamental kuat alias kinerja keuangannya paling bagus diantara saham-saham lainnya, meski tidak menutup kemungkinan saham-saham diluar LQ45 memiliki kinerja yang sama.

Seringkali sulit bagi kita untuk mendapatkan saham-saham LQ45 dengan harga murah atau biasa disebut sebagai saham Undervalued, namun kini ditengah terpaan virus Corona diberbagai belahan dunia termasuk Indonesia, menyebabkan bursa dunia termasuk IHSG tersungkur sangat dalam, bahkan penurunannya lebih tajam dibandingkan tahun 2008 silam.

Kini Blogsaham.com akan menyajikan kepada anda 5 saham LQ45 yang harga sahamnya dibawah Rp 700,00 per lembar.

5 Saham LQ45 dibawah Rp 700,00 per Lembar

1. PT PP (Persero) Tbk; Kode (PTPP)

Merupakan emiten konstruksi plat merah alias BUMN yang memiliki aset senilai 54,84 triliun rupiah dan kapitalisasi pasar sebesar 4,22 triliun saat artikel ini ditulis.

Kini saham PTPP bertengger di 680 rupiah perlembarnya, dan merupakan posisi terlemah sejak 5 tahun terakhir. Ini artinya saham ini sudah masuk kategri Undervalued.

Secara YTD PTPP sudah turun sedalam -57.1% sedangkan sejak 5 tahun terakhir, saham PTPP sudah turun sedalam -76,44%.

2. PT Ciputra Development Tbk; Kode (CTRA)

Saham CTRA pun tak luput dari penurunan tajam, saham yang memiliki lini bisnis dibidang pengembangan properti ini sekarang dihargai di 620 rupiah per lembarnya.

Dengan kondisi itu, CTRA sudah turun sedalam -40,3% selama tahun 2020, dan ini merupakan penurunan terdalam selama 5 tahu terkahir.

3. PT Aneka Tambang (Persero) Tbk; Kode (ANTM)

Jika anda sering mendengar mengenai Emas Antam atau anda sering membeli produk tersebut, maka anda telah membeli salah satu produk dari ANTM.

ANTM adalah perusahaan BUMN yang bergerak dalam penambangan emas dan timah. Sehingga ANTM juga menjadi sumber Emas Indonesia.

Kini harga saham ANTM terjun bebas ke 416 rupiah perlembarnya, dan telah turun sebesar -50,48% selama tahun 2020 ini. Saat ini, harga saham mendekati level terendah selama 5 tahun terakhir di 285 rupiah perlembarnya.

4. PT Waskita Karya (Persero) Tbk; Kode (WSKT)

Sama seperti PTPP, WSKT adalah emiten konstruksi plat merah yang kini harga sahamnya terkapar dibawah. Kini saham WSKT bertengger di 555 rupiah perlembarnya.

Dengan harga segitu, maka kini harga saham WSKT adalah yang terlemmah sejak 5 tahun belakangan ini. Secara 5 tahun terakhir harga saham WSKT telah turun sedalam -50,17% sedangkan secara YTD WSKT sudah turun lebih dalam yakni sebesar -62,63%.

5. PT Pakuwon Jati Tbk; Kode (PWON)

Dengan ROE sebesar 19% untuk tahun 2019 ternyata tidak banyak mampu membantu saham PWON setidaknya bertahan lebih baik di tahun ini. Kini saham PWON dihargai perlembarnya 344 rupiah atau telah turun sebesar -39,65% untuk di tahun 2020 ini.

Kini dengan harga 344 rupiah perlembarnya, harga saham PWON mendekati level terendahnya sejak 5 tahun lalu di 313 atau kurang dari -9% lagi dari posisi sekarang.

Sehingga melihat kondisi saat ini, maka PWON berpeluang untuk turun lebih dalam dan menembus level support 5 tahunannya.

Daftar diatas adalah 5 saham LQ45 yang harganya berada di bawah 700 rupiah perlembarnya. Dengan kondisi ini maka saham-saham LQ45 menjadi sangat menarik untuk dikoleksi dan disimpan dalam jangka waktu yang cukup lama antara 1-2 tahun mendatang.
Previous Post Next Post