Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Virus Corona Masuk RI, Berkah Bagi KAEF?

Virus Corona

Merupakan virus yang menyebabkan gangguan pernapasan pada manusia mirip seperti MERS dan SARS. COVID-19 atau yang lebih dikenal sebagai virus Corona  memiliki  daya sebar yang lebih cepat dari pada dua virus lainnya, namun tingkat kematiannya paling rendah.

Meski begitu, kepanikan yang terjadi di masyarakat mengenai masuknya Corona ke Indonesia sangatlah besar, indikasinya adalah banyaknya masker yang harganya melambung tinggi bahkan ada yang tercatat dengan harga diatas 1 juta rupiah.

Dibalik meluasnya wabah ini yang membuat banyak pihak lebih mawas diri, ada kesempatan bagi para produsen alkes dan obat-obatan untuk menanggulangi penyebaran virus satu ini.

Salah satunya adalah pembuatan masker tipe N95.


masker n95 untuk virus corona, berkah bagi kimia farma


KAEF Produksi Masker N95

Masker N95 merupakan masker bertipe respirator yang memiliki kemampuan filtrasi mencapai lebih tinggi dibandingkan masker-masker pada umumnya.

Jenis masker ini memiliki 9 lapisan filtrasi yang berfungsi untuk mencegah masuknya partikel-partikel biologis masuk ke pernapasan manusia. Ukuran partikel yang dapat disaring mencapai 10PM atau partikulat yang berukuran lebih kecil dari 10 mikron.

Kabarnya masker jenis tersebut telah diborong khusus untuk BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) yang berarti seluruh produk KAEF berupa masker N95 telah terjual habis, itu artinya akan ada tambahan keuntungan bagi KAEF.

Produk ini di tahun-tahun sebelumnya tidak begitu habis, namun karena adanya wabah Corona maka masker ini menjadi buruan masyarakat dan pihak pemerintah dalam hal ini BNPB

Selain masker N95, KAEF juga memproduksi Antiseptik yang fungsinya mirip seperti Hand Sanitizer. Nama produknya adalah Vidisep. Produk ini bukanlah produk yang familiar, namun dengan fenomena Corona dan habisnya masker N95 ini, bisa menjadi alternatif lain bagi masyarakat untuk menanggulangi atau mencegah penyebaran virus Corona ini.

Dengan telah habisnya masker tipe tersebut, maka produksi dan persediaan digudang KAEF dapat terjual habis dan ter convert menjadi uang cash atau fresh money, dan ini bisa digunakan untuk memperbaiki kinerja keuangan KAEF yang pada kuartal III 2019 mengalami penurunan kinerja yang cukup tajam.

Penurunan laba bersih KAEF pada kuartal tersebut disebabkan tingginya bunga utang bank yang harus dibayar, dan ini yang menjadi sentimn negatif bagi KAEF dari sisi fundamental.

Namun melihat momentum yang ada, maka emiten-emiten kesehatan jika sukses menangani virus ini dapat melaju dengan cepat karena terkena sentimen positif atas wabah ini.