Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Harga Emas Terus Melonjak. Emas ANTAM Hampir 1 Juta

harga emas terus melonjak, emas antam hampir Rp 1 juta

Blogsaham.com - Laju emas dunia kian tak terbendung mengiringi laju perkembangan perekonomian dunia yang menuju resesi yang dikarenakan wabah COVID-19. Kondisi ini membuat harga emas mendekati level tertinggi pada 2011 atau hampir sedekade silam. Beberapa hal yang membuat emas kian melonjak adalah banyaknya negara yang membuat kebijakan berupa Quantitative Easing.

Kebijakan tersebut dibuat untuk menstimulus perekonomian yang kini tengah menuju resesi karena banyaknya negara yang membuat keputusan Lockdown. Keputusan tersebut membuat perekonomian ekonomi berhenti seketika, banyak perusahaan yang merumahkan para pekerjanya. UMKM kesulitasn beroperasi karena adanya kebijakan Pyshical Distancing yang membuat tidak diperbolehkannya kerumunan lebih dari 5 orang, sehingga banyak UMKM yang akhirnya menutup sementara usaha mereka.

Emas merupakan logam mulia yang dijadikan instrumen investasi yang bersifat save heaven yakni instrumen alternatif untuk melindungi nilai aset seseorang dikala terjadi resesi atau krisis. Semakin dalam jurang resesi atau krisis yang terjadi maka semakin melonjak harga emas karena tingginya permintaan.

Pada perdagangan terakhir, emas diperdagangkan pada harga 1735 US Dollar per troy Once, dan mendekati level tertinggi emas di harga 1911 US Dollar per Troy Once atau senilai 29 jutaan jika menggunakan kurs Rp  15.400 per dolar. Fenomena kenaikan harga emas dunia ini diperkirakan akan terus terjadi selama wabah COVID-19 belum usai.

harga emas terus melonjak, emas antam hampir Rp 1 juta
Sumber : www.investing.com

Pergerakan harga emas terus meningkat, pola yang berpotensi terbentuk adalah Cup, dan pola ini memiliki karakteristik Continuitas sehingga berpeluang harga emas menembus level tertinggi dan mencetak All Time High. Namun pola tersebut dapat berubah menjadi Cup and Handle, namun karakteristiknya tetap sama, sehingga selama resesi masih belum selesai, emas tetap berpeluang naik tinggi.

Harga Emas ANTAM

Jika di dunia ada harga emas dunia, maka di Indonesia ada emas ANTAM yang banyak dijadikan sebagai intrumen save heaven, dan kini harga emas ANTAM mendekati Rp 1 juta per gram atau lebih tepatnya Rp 944.000,00.

Kenaikan harga emas ANTAM selama kurun 2020 ini telah mencapai 23,4% dan ini merupakan kenaikan terbesar emas ANTAM dalam kurun waktu 4 bulan, dan diperkirakan akan mencapai leve Rp 1,5 juta per gramnya.

harga emas terus melonjak, emas antam hampir Rp 1 juta
Pergerakan emas ANTAM : www.logammulia.com

Bisa diperhatikan, tren kenaikan emas melenggang dengan mantap setelah level 600 ditembus pada 2016 silam.

Sudah Waktunya Beli Emas?

Dengan melihat tren kenaikan harga emas, maka potensi mendapatkan keuntungan dari kenaikan tersebut terbuka lebar. Hal ini didukung oleh belum selesainya penyebaran wabah dan resesi ekonomi yang diramalkan Indonesia berpotensi tumbuh di tahun 2020 ini dibawah 1%, sedangkan pertumbuhan ekonomi dunia akan kontraksi 3%.

Satu hal yang perlu diperhatikan adalah pergerakan nilai tukar rupiah atas USD, apabila nilai tukar rupiah nantinya menguat maka peluang emas untuk naik tinggi menjadi terbatas, begitu juga sebaliknya jika nilai tukar rupiah terhadap dolar terus melemah maka harga emas berpotensi melambung tinggi dalam 6 sampai 12 bulan mendatang.

Disisi lain kebijakan Bank Sentral beberapa negara yang melonggarkan sistem moneter mereka dan dikeluarkannya stimulus yang begitu besar bahkan lebih besar dibandingkan pada saat krisis keuangan 2008 silam, berpotensi mengerek emas terus bergerak naik tinggi.

Sentimen penggerak emas lainnya adalah tren penurunan suku bunga perbankan. Sebelumnya The Fed telah memotong suku bunga mereka ke level 0-0,25% dan ini membuat menyimpan uang di bank tidak lagi menarik, karena imbal hasil yang diberikan adalah nol bahkan cenderung negatif.

Di Indonesia sendiri Bank Indonesia juga terus memotong suku bunga acuan hingga yang terakhir suku bunga acuan berada di level 4,5% yang membuat perbankan turut menurunkan suku bunga simpanan termasuk deposito. Sehingga dengan ini menyimpan dana di perbankan tidak lagi menguntungkan, maka para pemilik dana akan mencari alternatif lain untuk menyimpan dana mereka.