Kinerja 5 Saham Indeks MSCI Global Indonesia Index YTD (April 2020)

saham bbca tlkm bmri bbri asii

Blogsaham.com - MSCI atau Morgan Stanley Capital Indonesia adalah sebuah indeks yang dibentuk oleh Morgan Stanley yang merupakan perusahan investasi terbesar di dunia. Indeks MSCI dibentuk untuk memudahkan para investor besar baik lokal atau (terutama) asing dalam mencari panduan dalam melakukan investasi di luar negeri.

MSCI Indonesia adalah indeks yang dibuat oleh Morgan Stanley yang berisikan saham-saham di Indonesia. Didalamnya terdapat beberapa kategori yang dapat dijadikan acuan dalam berinvestasi berupa kategori yakni :
  1. MSCI Global Indonesia Index
  2. MSCI Small Cap Indonesia Index
Indeks ini menjadi acuan bagi para investor asing dalam berinvestasi di negara emerging market seperti Indonesia, sehingga ketika terjadi perubahan komposisi dapat mempengaruhi pergerakan IHSG, hal ini karena pergerakan dana asing yang relatif besar di Bursa Efek Indonesia.

Untuk itu, berikut ini daftar 5 saham MSCI yang memiliki pengaruh paling besar di MSCI Global Indonesia Index yang bisa anda cermati. Saham-saham tersebut sangat besar pengaruh asing didalamnya, karena investor asing akan mengincar saham-saham kategori ini.

Kinerja 5 Saham Indeks MSCI Global Indonesia Index

1. Saham BBCA

BBCA merupakan saham perbankan yang memiliki kinerja terbaik di sektornya, hanya saja aset BBCA belum sebesar BBRI atau BMRI. Meski begitu, harga saham BBCA lah yang memiliki konsistensi pertumbuhan paling tinggi. Hal ini terbukti BBCA mampu memiliki kinerja lebih baik dibandingkan dengan IHSG, dimana secara YTD BBCA mengalami penurunan hanya sebesar -18,23% sedangkan IHSG turun sedalam -26,3%.

2. Saham BBRI

Sebagai salah satu emiten perbankan dengan aset paling besar, tidak mampu membuat BBRI mencatatkan kinerja sahamnya lebih baik dibandingkan dengan IHSG. Tercatat BBRI mengalami penurunan sedalam -35,68% berbanding kinerja IHSG sebesar -26,3%.

3. Saham TLKM

TLKM adalah perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia mengalahkan EXCL dan ISAT serta FREN. Keluasan jaringan yang mampu menembus daerah-daerah terdalam di Indonesia memberikan keunggulan yang sulit ditandingi. Kekuatan ini juga memberikan efek pada kinerja fundamental emiten satu ini dengan mencatatkan kinerja positif pada tahun 2019 silam. Kinerja TLKM sendiri secara YTD mampu unggul terhadap IHSG dengan mencatatkan kinerja sebesar -18,64%.

4. Saham BMRI

BMRI mencatatkan kinerja dibawah BBRI, dimana kinerja sahamnya mengalami penurunan sedalam -42,93% hanya lebih baik dibandingkan BBNI dan BBTN. Kinerja BMRI ini tak lepas dari masifnya asing keluar dari saham perbankan selama penurunan bursa, berbeda halnya dengan BBCA yang mengalami penurunan terbatas, investor lokal tidak begitu meminati BMRI untuk saat ini sehingga membiarkan kinerja sahamnya turun dalam.

5. Saham ASII

ASII boleh dibilang sebagai saham dengan kinerja terburuk dari kelima saham yang dibahas kali ini, mencatatkan kinerja saham selama 2020 sebesar -45,13%. Kinerja ini tak lepas dari melempemnya kinerja ASII yang hanya mencatatkan kinerja stagnan dengan ROE sebesar 14%.

Kesimpulannya, dari kelima saham diatas, hanya TLKM dan BBCA lah yang memiliki kinerja terbaik selama kurun 2020 ini, namun tiga saham lainnya terutama dari sektor perbankan yakni BBRI dan BMRI memberikan peluang upside paling besar jika IHSG nantinya recover.