Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Harga Komoditas Batubara Kembali Menarik, Cermati Saham-saham Ini

harga-saham-emiten-batubara-itmg-adro-untr-ptba

Blogsaham.com - Setelah harga komoditas batubara terjun bersamaan dengan turunnya harga minyak mentah dunia beberapa pekan lalu, kini harga batubara kembali menarik untuk dicermati. Berdasarkan data dari Tradingeconomics, saat ini batubara diperdagangkan di harga USD 55,55 per metrik ton dimana harga tersebut telah naik lebih dari 8% sejak sebulan terakhir, dan kini mulai meninggalkan titik lownya.

Saat ini sentimen batubara memang masih berasal dari Cina sebagai konsumen utama dan India, dimana kedua negara tersebut tak luput dari serangan wabah. Namun Cina kini telah memulai kembali aktifitas ekonominya dibandingkan India yang masih berkutat dengan penanganan wabah.

Kembalinya aktifitas ekonomi Cina memberikan harapan bahwa harga batubara akan kembali menguat sebagaimana yang dialami oleh minyak mentah dunia saat ini. Untuk itu, dalam masa tredn pemulihan saat ini, harga batubara telah kembali menarik sehingga berikut ini beberapa emiten Coal yang layak untuk dicermati dalam beberapa pekan mendatang.

Saham Komoditas Batubara yang Layak Dicermati


UNTR

Sebagai salah satu emiten penjual alat berat untuk kelengkapan penggalian tanah di bisnis batubara, UNTR akan sangat diuntungkan dengan kembali naiknya harga batubara. Hal ini dipicu karena sentimen kenaikan batubara menunjukkan adanya peningkatan permintaan dan mendorong produsen untuk memproduksi batubara lebih banyak dari sebelumnya.

Saat ini UNTR diperdagangkan di harga 15.100 per lembar saham dimana dengan sentimen kenaikan harga batubara, target kenaikan UNTR pertama di angka 16.500 dan  target kedua di angka 18.000, dengan potensi upside mencapai 9-19% dalam beberapa pekan mendatang. Titik support UNTR sendiri berada di 14.500 yang bisa dijadikan titik stoploss.

ADRO

Sebagai salah satu emiten produsen batubara terbesar di Indonesia, ADRO saat ini bergerak dalam range sideways jangka pendek dengan kecenderungan uptrend.

Saat ini ADRO diperdagangkan di harga 1.030 per lembar saham dimana resisten terdekatnya di angka 1.070 dengan target pertama di angka 1200 dan target kedua di 1440 serta titik stoploss bisa ditentukan di evel 1000.

PTBA

Saat ini PTBA mebentuk pola triple bottom yang merupakan salah satu pola reversal yang cukup kuat, hanya tinggal menunggu konfirmasi apakah pola ini akan terbentuk dengan sempurna.

PTBA sendiri diperdagangkan diangka 2090 per lembar dimana resisten terdekatnya di 2160. Titik target PTBA sendiri tergolong tinggi yakni di angka 2600 yang mana selama sentimen negatif atas bursa tidak ada untuk sementara waktu, maka potensi PTBA ke titik target tersebut terbuka lebar.

ITMG

Bisa jadi ITMG adalah emiten batubara yang memiliki potensi upside paling tinggi pada pembahasan kali ini. Dengan harga perdagangan terakhir di angka 8.200 per lembar saham, ITMG ditargetkan dapat mencapai titik 10.000 sehingga potensi upsidenya bisa diatas 20%.

Namun sebelum mencapai level tersebut, ITMG harus dapat melalui resisten terdekatnya di angka 9000, sehingga pola double bottom dapat terbentuk dengan sempurna, dan target 10.000 dapat dengan mudah tercapai.

Keempat emiten diatas layak untuk dicermati, dimana selain sentimen kenaikan harga batubara, sektor batubara memang belum naik tinggi dan masih kalah dengan sektor perbankan dan properti serta konstruksi, sehingga sektor ini masih cukup menarik dan undervalued.