MEDC Akan Right Issue, Bayar Utang Akuisisi Ophir?

right issue medco energi medc 2020

Blogsaham.com - Medco Energi dalam keterbukaan informasi terbaru menyebutkan akan melaksanakan RI dengan melepaskan maksimal 7,5 miliar lembar saham dengan nominal Rp 25 per lembarnya dengan tujuan untuk memperkuat modal kerja anak usaha. Keterbukaan tersebut disampaikan dalam laman resmi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 19 Mei 2020 silam.

Rencana Right Issue tersebut tentu menjadi sentimen tersendiri bagi saham MEDC yang kini bertengger di 456 per lembarnya. Sebagaimana diketahui, MEDC adalah emtien eksplorasi migas yang cukup terkenal di Indonesia dengan kemampuan produksi mencapai 110 barel per hari.

Perlu diketahui, pada tahun 2019 silam MEDC berhasil mengakuisisi Ophir sebuah perusahaan oil dimana harga perolehan MEDC atas Ophir tercatat sebesar Rp 7,6 triliun dengan fasilitas pinjaman. Sehingga pinjaman yang digunakan tersebut tergolong pinjaman yang produktif.

Pada kuartal II 2019 MEDC mendapatkan fasilitas pinjaman dari Bank sebesar USD 274,8 juta dan pinjaman jangka panjang (obligasi) sebesar USD 690 juta. Sebagian dari dana pinjaman tersebut digunakan untuk  mengakuisisi Ophir, dan kini MEDC menggunakan skema RI dimungkinkan untuk membayar utang tersebut.

Belum ditentukan pada harga berapa MEDC akan right issue, namun mengingat kabar yang beredar bahwa pihak manajemen mengincar dana yang terkumpul mencapai Rp 3,4 triliun dengan maksimal 7,5 miliar lembar saham baru, maka dimungkinkan harga RI dikisaran 400-500 per lembarnya.

Hal inilah  yang membuat harga saham MEDC belum bergerak positif meski harga minyak mentah dunia telah berada dilevel USD 30 per barel. Tentu para investor mennunggu keputusan RUPS mendatang tentang rencana RI ini, dan ada kemungkinan harga RI tidak di level 400an, mengingat RI sebelumnya berada di harga Rp 600 per lembar saham.

Sebagai catatan, saat ini pemegang saham MEDC terdiri dari PT Medco Daya Abadi Lestari dengan memegang 50,01%, Diamond Bridge PTE Ltd sebesar 21,38%, dan sisanya dipegang oleh publik. Dengan penambahan 7,5 miliar lembar saham baru nantinya akan membuat para pemegang saham lama terdilusi sebesar 29%.

Berapa Harga RI MEDC nantinya?

Tentu hal ini masih sulit dijawab untuk saat ini karena pihak pemegang saham sendiri belum memutuskan harga RI. Namun tentu kita dapat mengira-ngira dengan beberapa kemungkinan yang ada. MEDC sendiri dalam keterbukaan informasinya menyatakan bahwa rencana RI tidak akan melebih batas maksimal 12 bulan sejak diputuskan, itu artinya RI maksimal akan dilaksanakan pada Juni-Juli 2021.

Jika mengacu pada harga saat ini, maka RI MEDC akan di harga 400an dimana potensi dana yang bakal diraup nantinya dikisaran 3 triliunan. Namun hal itu tentu sangat kecil kemungkinan terjadinya, karena harga RI sebelumnya sendiri di 600an, maka patokan minimalnya ada pada angka ini.

Sehingga dengan kondisi sekarang ini (harga saham MEDC), RI tidak akan dilaksanakan dalam waktu dekat setidaknya 3 bulan mendatang. Bisa jadi pihak pemegang saham akan menentukan harga RI diatas harga RI sebelumnya, bisa jadi di 650 atau di 700.

Katakan harga RI nantinya sama dengan harga RI sebelumnya yakni 600, maka potensi dana yang akan dihimpun oleh MEDC sebesar Rp 4,5 sampai dengan Rp 5 triliun. Tentu ini bukanlah harga pasti, namun mengingat histori RI MEDC maka ada potensi harga RI nya nanti disana.

Saat ini harga saham MEDC masih berkutat di angka 450an, dimana dengan melihat mulai banyaknya negara yang melonggarkan lockdown dan mulai berjalannya ekonomi hingga meningkatkan kembali permintaan minyak mentah dan membuat harga minyak kembali menguat, maka MEDC bisa kembali lagi diharga 600 keatas.

Dengan melihat kondisi tersebut, saat ini potensi upside MEDC mencapai 30%, namun tetap saja menunggu harga penetapan RI nantinya yang lebih baik. Tetap saja harga RI diyakini bakal (minimal sama) dari harga RI sebelumnya karena saat ini aset MEDC sudah jauh diatas tahun 2017 silam.