Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Ciri-Ciri Saham Bagus

ciri ciri saham bagus

Mengenal dan memahami ciri-ciri saham bagus untuk investasi dan trading demi menumbuhkan portofolio dalam jangka panjang adalah skil yang penting untuk dikuasai.

Anda boleh belajar analisa teknikal saja, atau hanya analisa fundamental, namun anda wajib memiliki pemahaman tentang saham bagus seperti apa dan bagaimana ciri-cirinya sehingga mudah untuk dikenali.

Mengapa demikian?

Dengan mengenal dan mengetahui ciri-cirinya anda akan dengan mudah mendapatkan saham-saham bagus tersebut tanpa harus menggunakan effort yang lebih besar.

Untuk itu, simak ulasan singkat berikut ini seperti apa ciri-ciri dari saham bagus tersebut.


Ciri-ciri Saham Bagus

Berikut akan kami ulas seperti apa ciri-ciri saham yang bagus secara fundamental sehingga layak untuk dijadikan investasi.

Perlu digaris bawahi, pada artikel ini diambil dari sudut pandang fundamental, sehingga kurang cocok dengan teknikal.

Bagi anda yang ingin trading menggunakan prinsip ini, bisa saja, dan memang ciri-ciri berikut ini menunjukkan bahwa saham tersebut memiliki resiko cukup rendah secara fundamental.

Dan anda tinggal menyesuaikan dengan gaya trading anda,

Fundamental Terus Tumbuh

Ini adalah standar umum, dimana anda harus mencari perusahaan yang labanya tumbuh, penjualan tumbuh yang berasal dari bisnis utamanya.

Ketika pertumbuhan laba bukan berasal dari bisnis utama, anda harus cek lagi, darimana asal laba tersebut.

Apakah berasal dari anak usahanya (kalau yang ini masih bagus), apakah dari penjualan aset, atau laba dari nilai tukar mata uang.

Penting sekali melihat sumber laba diperoleh, selama laba berasal dari bisnis utamanya, ini menunjukkan bahwa perusahaan sehat dan bertumbuh dengan baik, sehingga kenaikan harga sahamnya nanti benar-benar berdasarkan ekspektasi bisnisnya.

Sehingga, trend harga yang terbentuk akan cukup kuat dalam jangka panjang. Hal ini penting, karena ketika bisnisnya tidak tumbuh, maka harga sahamnya akan sulit untuk naik secara marathon.

Ingat, dalam jangka panjang, harga saham tetap akan mengikuti kinerja bisnis perusahaan. Dan dengan ini, anda harus memastikan bahwa perusahaan akan perform dalam jangka waktu yang lama sehingga harga sahamnya dapat terus naik secara konsisten.

Bisnis Mudah di Pahami

Maksudnya adalah, mesin pencetak uang perusahaannya benar-benar mudah dipahami dan alur bisnisnya jelas.

Ketika anda menemukan laporan keuangan atas sebuah emiten, kemudian anda analisis secara mendalam dengan standar yang telah banyak diajarkan seperti ROE, pertumbuhan EPS, PER, PBV dan lain-lain, namun anda sulit memahami sumber perolehan laba, hal ini mengindikasikan bahwa perusahaan tersebut tidak baik.

Tidak cocok untuk dijadikan ladang investasi. Karena bisa saja dilakukan Financial Enginering oleh pihak manajemen.

Saham yang bagus untuk investasi adalah yang bisnis modelnya sederhana, mudah dipahami, dan terbuka., serta GCG perusahaannya bagus.

Meski anda tidak begitu mengerti tentang bisnis emiten tersebut, namun anda mau sedikit belajar, dan kemudian anda mampu memahaminya, hal ini menandakan bahwa bisnisnya dijalankan secara wajar.

Business as usual.

Harga Saham Naik Terus

Salah satu indikator penting bahwa perusahaan tersebut baik, dan sahamnya bagus adalah harga sahamnya mengalami kenaikan secara konsisten.

Seperti yang telah disinggung diatas, bahwa selama kinerja perusahaan tumbuh, harga saham akan naik secara konsisten.

Trend jangka panjang terjaga.

Penting memastikan bahwa harga saham tidak berada pada fase trend, hal ini dikarenakan jika anda masuk ke saham yang berada dalam downtrend jangka menengah hingga panjang, anda harus memiliki nafas yang kuat, mental baja melihat porto merah terus tiap hari.

Untuk itu, memastikan saham incaran berada dalam fase uptrend (di awal ya), akan dengan mudah memanjakan mata indah anda, menyenangkan hati pink anda, dan menyejukkan suasana dapur di rumah.

Lebih enak mana melihat porto cepet ijo atau nahan merah dan terus Average Down?

Average Down memang bagus untuk metode investasi tertentu dengen indikator yang pas serta modal yang besar. Tapi bagaimana jika modal anda pas-pasan? Anda ternyata salah prediksi?

Maka, cara terbaiknya adalah memastikan bahwa saham tersebut sudah masuk kedalam fase awal uptrend.

Bagaimana caranya?

Anda bisa menggunakan trendline, atau Moving Average.

Yang termudah adalah munculnya Hingher High (HH) dan Hinger Low (HL).

Yang bisa anda lakukan selanjutnya adalah mengawal pergerakannya, dan memastikan bahwa perusahaan masih mampu mencetak laba.

Adanya Inovasi Bisnis

Pernah gak sih anda memperhatikan iklan di televisi setiap harinya?

Seringkali kita melihat munculnya produk-produk baru yang bergentayangan di televisi dari berbagai produsen untuk masuk ke pasar, ada yang gencar penetrasinya ada biasa saja.

Jika anda suka dan jeli memperhatikan iklan produk, maka biasanya dalam periode tertentu akan terdapat produk baru baik dari produsen yang sama atau dari kompetitor.

Bagi perusahaan yang telah memiliki produk lama yang telah laku dipasaran, dia harus mampu mempertahankan pangsa pasarnya dari jenis produk yang sama, sedangkan beberapa kompetitor terus melakukan penetrasi ayng gencar.

Jika produk dari perusahaan ini memiliki "nilai lebih" atau biasanya dikenal sebagai leading market, maka sulit akan tergoyahkan, seperti produk AMDK merek AQUA.

Sangat sulit menggeser posisi AQUA sebagai leading sektor produk AMDK, sedangkan dipasaran sudah banyak pemain yang melakukan pentrasi pasar dengan berbagai strategi.

Maka tidak menjadi kekhawatiran tersendiri, karena merek sudah sulit digeser.

Berbeda kasusnya jika kekuatan merek dan market share nya biasa saja, maka perusahaan harus aktif membuat inovasi.

Inovasi bisa berupa kemasan baru, rasa baru, teknologi baru, atau mungkin ada cashback sampai hadiah. Jika inovasi ini berhasil, tentu akan meningkatkan pendapatan perusahaan.

Tentu tidak semua perusahaan melakukan ini, rata-rata perusahaan yang melakukan inovasi itu yang bisnis modelnya itu menyentuh sampai ke end user.

Contoh produknya seperti Pastagigi, Shampoo, Mobil, Motor, dan yang lainnya.

Sedangkan untuk perusahaan dengan model bisnis yang membutuhkan dana besar dalam melakukan inovasi, mereka membutuhkan waktu yang lama dan peluang yang jarang didapatkan.

Seperti HRUM yang akhir-akhir ini fokusnya masuk kedalam industri nikel, yang mana nikel saat ini menjadi komoditas penting masa depan industri mobil elektrik dan baterai.

Owner Peduli Pada Saham Perusahaannya

Kepedulian owner atau pemilik saham mayoritas terhadap sahamnya menjadi toalk ukur yang tidak kalah penting.

Mengapa demikian?

Jika ownernya saja peduli dan rela mengeluarkan uang demi menjaga harga sahamnya, maka sudah tidak diragukan lagi bahwa perusahaan tersebut sangat bernilai, dan masa depan bisnisnya masih sangat cerah.

Berbeda jika kita melihat emiten semacam HOME, SIAP, BUMI, ENRG dan lainnya.

Jika anda melihat saham-saham tersebut, pemilik mayoritasnya seakan-akan tidak menjaga kinerja bisnis perusahaannya, tentu saja mereka tidak akan perduli pada harga sahamnya.

Jika sudah demikian, mereka bisa saja mencari uang melalui bursa saham seperti menggoreng sahamnya, atau melakukan Private Placement, bahkan yang paling berbahaya adalah mereka menjual dengan skema Block Sell.

Makanya seringkali para investor besar menekankan akan pentingnya GCG, karena GCG inilah yang menjadi indikator apakah owner peduli pada perusahaannya atau tidak.

Owner yang perduli pada harga sahamnya, akan menjaga saham emiten tersebut.

Seperti melakukan Buyback saham pada masa-masa koreksi. Atau tidak memaintaince harga saham perusahaannya.

Incaran Investor Institusi

Dari sini sudah paham maksudnya?

Jika belum, mari kita ulas.

Maksud dari incaran investor institusi adalah bahwa perusahaan tersebut memenuhi syarat investasi para Big Fund.

Big Fund adalah mereka (kelompok atau  institusi) yang memiliki dana besar (biasanya perusahaan investasi, asuransi) dan mampu menggerakkan harga.

Tidak bisa dipungkiri bahwa para big fund inilah yang mampu menggerakkan harga saham.

Dana mereka besar, dan mereka tidak bisa sekali masuk dalam satu saham, mereka butuh waktu untuk membeli hingga mencapai dan ayang dialokasikan.

Maka selama permintaan atas sebuah saham meningkat, maka harganya akan naik.

Kesimpulan

Mencari saham yang bagus itu memang gampang-gampang sulit, namun selama anda telah melakukan PR berupa analisis fundamentalnya, serta prospek bisnis dimasa mendatang, kami pikir anda telah melakukan 60% dari PR anda telah selesai.

Sisanya anda tinggal memperhatikan bagaimana market mengapresiasinya.