Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

10 Tips Trading Saham Blue chip

tips trading saham bluechip

Trading saham Blue Chip merupakan salah satu strategi seorang trader untuk mendapatkan cuan dengan konsisten. Hal ini dikarenakan dengan trading saham blue chip ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan dan dapat menjaga psikologis trader tersebut. Untuk itu dengan segala kelebihannya, berikut adalah beberapa tips trading saham blue chip untuk anda.

Dalam aktifitas trading, kita mengenal beberapa jenis saham, ada saham gorengan, saham second liner sampai pada saham-saham bluechip dengan fundamental yang bagus.

Dari kesemua jenis saham diatas, ada saham yang memiliki risk profile yang cukup rendah untuk kegiatan trading sehari-hari. Saham tersebut adalah saham Blue chip.

Meski pada dasarnya saham itu adalah instrumen investasi yang high risk, namun untuk saham-saham blue chip memang dikenal rendah resiko atau biasa disebut low risk dikarenakan pergerakan harganya yang tidak begitu volatil.

Untuk itu, berikut adalah tips trading saham blue chip untuk anda yang masih baru di dunia saham. Simak sampai selesai.


Tips Trading Saham Blue chip Untuk Pemula

1. Cukup Beli 2-3 Saham Blue chip

Dikarenakan pergerakan harga sahamnya tidak volatil, sehingga risk dan rewardnya terbatas alias kecil, maka anda perlu lebih fokus dalam mengelola porto agar hasilnya maksimal.

Jika dalam porto anda terdapat banyak sekali saham atau biasa kita kenal sebagai porto supermarket, maka efeknya pada keseluruhan porto tidaklah signifikan.

Sehingga maintenance porto akan lebih sulit dibandingkan dengan jumlah saham yang lebih sedikit. Untuk itu kami selalu sarankan agar saham yang ada dalam porto dengan dana kurang dari 1 miliar cukup 2-3 saham saja.

Mengapa hanya 2-3 saham?

Karena kalau sahamnya sedikit, anda akan dengan mudah memantaunya, gampang ingat chart dan analisis yang anda buat meski tidak lihat grafik, keputusan yang diambil lebih mudah karena tidak banyak yang anda pertimbangkan, dan efeknya pada keseluruhan porto ketika saham cuan cukup nendang, dan ini bagus.

Memang resiko yang terdapat ketika kita hanya fokus pada 2-3 saham menjadi lebih besar, namun dengan trading plan yang baik dan proses trading yang disiplin berdasarkan trading plan, maka resiko tersebut akan menjadi moderat bahkan rendah.


2. Atur Manajemen Porto Dengan Baik

Porto anda adalah aset perusahaan bagi diri anda sendiri, perlakukan porto dan aktifitas trading seperti halnya anda sedang berbisnis, penuh perhitungan yang matang, tidak grusa-grusu dalam mengambil keputusan dan memiliki visi jangka panjang.

Ketika hal-hal diatas anda lakukan dengan benar, maka pertumbuhan porto yang eksponensial bakal terjadi pada protofolio anda.

Pertumbuhan porto merupakan impian utama setiap trader, begitu juga anda. Karena saat porto tumbuh, maka aset ktia juga bertambah, dan kekayaan semakin meningkat.

3. Lakukan Analisa Secara Mendalam

Ketika anda melakukan analisis, fokuslah pada saham tersebut dengan berbagai faktor yang mungkin berpengaruh pada pergerakan harga nantinya.

Seperti bentuk candle terakhir, pola candle, chart pattern, fundamental, kebijakan pemerintah, sampai pada news dan rumor lokal regional bahkan internasional.

Keliatan sulit? Tidak, jika nanti anda sudah terbiasa.

Atau yang paling mudah adalah fokus pada chart, karena semua informasi yang berkaitan dengan saham tersebut sudah tergambar dengan jelas dalam chart, sehingga anda tidak perlu bersusah payah mencari info atau berita untuk menjadikan alasan saham ABDC naik atau turun.

4. Pahami Bentuk dan Pola Candlestick

Memahami dan mengerti cara baca serta arti dibalik bentuk dan pola candle sangat menentukan trading set up anda.

Untuk itu, ulangi lagi membaca buku tentang candlestick dan yang lainnya secara berulang agar lebih banyak yang dipahami.

Ada banyak sekali buku yang rekomended untuk dibaca, salah satunya favorit saya adalah buku karangan Edianto Oong yang berjudul Technical Analysis for Mega Profit.

Setelah dalam beberapa bulan, anda akan terbiasa dengan pola yang terbentuk dan kemana arah harga selanjutnya. Sehingga anda akan dengan mudah membuat trading plan pada saham tersebut.

5. Meski Profit Kecil, Maksimalkan Dengan Interest Compounding

Profit di saham Bluechip memang dikenal kecil karena volatilitasnya yang sempit, namun dengan memaksimalkan menggunakan teknik interest compounding atau bunga berbunga, maka efeknya akan sanagt bagus pada pertumbuhan porto anda.

Teknik ini pun sangat dikenal dalam saham, caranya adalah keuntungan yang anda raih, anda masukan ke dalam modal untuk membeli saham lainnya. Ketika cuan lagi, masukkan ke dalam modal anda lalu belikan saham secara keseluruhan.

Lakukan teknik itu berulang, maka hasilnya akan mengejutkan anda.

Selain itu, profit yang kecil seperti 3% atau 5% yang bisa anda raih dalam sebulan sampai 3 kali tanpa cut loss, maka anda bisa meraih keuntungan 9% hingga 15% dalam sebulan.

Mencari profit 3-5% dalam sebulan tergolong mudah selama indeks bergerak dalam rentang sideways atau uptrend. Untuk itu, memahami candle adalah kunci utamanya.

Jadi price action harus anda kuasai secara total untuk membantu anda menumbuhkan porto dalam jangka panjang.


6. Pilih Saham Yang Berada dalam Trend Sideways atau Uptrend

Jangan salah pilih, tentukan trend saham terlebih dahulu, hal ini agar memudahkan anda mencetak cuan
Trend is Friend

Pastikan terlebih dahulu apakah trend nya memungkinkan untuk anda tradingkan atau tidak. Jika memungkinkan analisa kembali kondisi candle terakhir seperti apa, dan posisinya seberapa jauh dari support dan resisten terdekat.

Ingat baik-baik, saat anda trading, maka trend adalah kunci, dan untuk meraih cuan anda harus membuat trading plan dengan baik.

Jika saham berada dalam trend sideways, maka swing trading sangat memungkinkan dan ini adalah pilihan terbaik.

Dan jika saham berada dalam fase uptrend, maka following trend adalah pilihan terbaik untuk anda trading.

7. Simpan Saham Maksimal Seminggu, Tergantung Trend yang Terbentuk

Jika trend pada saham tersebut adalah sideways, maka batasi waktu anda menyimpannya. Jika dalam 2-3 hari harga tidak bergerak, maka anda bisa memilih untuk menjualnya dan mencari saham lainnya.

Untuk itu, saat anda melakukan analisis penting melihat kondisi candle dan volume yang terbentuk, agar anda tidak terjebak dalam saham tersebut dan tidak maksimal dalam mencetak cuan.

Kemudian jika harga saham bergerak, pastikan bahwa harga mendekati resisten terdekat dengan dukungan volume. Jika tidak, maka anda layak untuk menjualnya, karena kenaikan pada harga yang tidak disertai volume yang besar menandakan bahwa kenaikannya lemah dan rawan untuk turun.

8. Disiplin Pada Trading Plan

Disiplin pada trading plan adalah hal yang krusial selama trading. Hal ini dikarenakan sukses tidaknya posisi anda dalam trading sangat tergantung pada trading plan yang anda buat.

Untuk itu, ketika anda sudah membuat trading plan, dan apapun kondisi bursa pada saat itu anda harus disiplin pada perencanaan trading saham tersebut.

Jangan pernah meninggalkan trading plan, apapun alasannya.

9. Jangan Overtrading

Trading dengan frekuensi tinggi dalam satu bulan memang tidak masalah, namun terlalu banyak aktifitas trading akan menjadi bahaya tersendiri bagi anda maupun portoflio.

Overtrading atau trading terlalu banyak bisa terjadi saat anda mendapatkan profit secara beruntun dan menganggap bahwa mencari uang di bursa sangatlah mudah, atau saat anda mengalami kerugian secara beruntun, dan menganggap bahwa trade selanjutnya bisa mengembalikan kerugian yang telah dialami karena adanya potensi upside yang tinggi.

Overtrading biasanya terjadi karena psikologis kita yang terpengaruh, mengingikan keuntungan lagi dan lagi, atau mengembalikan modal yang hilang akibat cut loss.

Pada dasarnya overtrading itu tidak baik, untuk itu anda harus bisa mengukur diri sendiri seberapa banyak frekuensi trading yang tepat untuk anda dalam periode tertentu (sebulan misalnya).
 
Sehingga menghindari overtrading juga bagian dari psikologi manajemen seorang trader, hal ini dilakukan agar porto yang dibangun selama ini tidak hancur dan sistem trading yang dibangun tidak rusak karena mentalitas kita.


10. Cermati News dan Rumor yang Sedang Hangat

Saham itu sangat sensitif terhadap rumor dan news yang beredar, untuk itu penting kiranya anda memahami setiap berita yang muncul, baik dari media online, komunitas, atau media lainnya.

Cek dan ricek info yang anda dapatkan apalagi valid atau tidak, sehingga anda akan menjadi sangat yakin pada keputusan yang telah anda buat sebelumnya.

Kesimpulan

Saham blue chip memang dikenal oleh banyak trader dan investor, hanya saja volatilitasnya yang sempit membuat ia hanya memberikan risk reward yang kecil juga.

Meski begitu, jika dimanfaatkan dengan sangat baik, saham-saham blue chip ini akan memberikan return yang lumayan dalam waktu satu bulan saja.

Sehingga risko terjaga cukup rendah, namun potensi cuan bisa dimaksimalkan dengan sangat baik.

Demikian tips trading saham blue chip, semoga bermanfaat.
Cloud Hosting Indonesia