Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

ADRO Berpeluang Menyusul Saham Batubara Lainnya

saham adro adaro energy

ADRO saat ini relatif tertinggal dibandingkan dengan saham-saham Coal lainnya semacam ITMG, INDY, HRUM yang telah naik tinggi. Ada beberapa alasan mengapa ADRO mengalami hal demikian, namun begitu, telatnya ADRO untuk panas bisa menjadi keuntungan bagi trader seperti kita.

Keuntungan tersebut adalah kita dapat memindahkan dana dari saham lainnya ke ADRO, karena potensi ADRO untuk naik tinggi tergolong masih cukup besar, hal ini dikarenakan harga acuan batubara terus meningkat sejak Oktober 2020 kemarin.


ADRO Siap Menyusul Saham Coal Lainnya

Fundamental

Secara fundamental, ADRO sama seperti saham-saham coal lainnya, mengalami penurunan kinerja yang sangat parah, yang menyebabkan harga sahamnya terperosok cukup dalam bersamaan dengan jatuhnya IHSG.

Lebih detailnya anda bisa lihat pada gambar berikut ini

saham adro
LK ADRO QIII 2020

Secara umum kinerja ADRO jeblok di kuartal ini, dimana pendapatan per Q3 2020 saja mengalami penurunan sampai 26% dan penurunan laba usaha mencapai 65%. Sekilas ADRO tidak akan menarik sama sekali.

Namun dengann kembalinya IHSG yang menuju area sebelum pandemi, membuat banyak saham beterbangan tidak terkecuali saham-saham batubara.

Sayangnya, hanya ADRO dan PTBA yang adem ayem dikala yang lain gas pol dan memberikan keuntungan tinggi bagi para pemegang sahamnya. 

Teknikal

Secara teknikal, harusnya ADRO minggu ini sudah jalan, hal ini dikarenakan posisi harga ADRO yang sudah keluar dari area channelingnya. 

Perhatikan chart berikut ini

saham adro
Sumber : tradingview


Dengan melihat posisi candle serta bentuknya pada perdagangan kemarin, maka hal ini menandakan saat inilah giliran ADRO untuk manggung dari sektor pertambangan, apalagi didukung oleh volume yang sangat tinggi, bahkan lebih dari 2x lipat dari volume hari sebelumnya.

Namun pertanyaannya adalah, mengapa baru sekarang ADRO mulai jalan? mengapa tidak bersamaan dengan saham coal lainnya.

Perhatikan chart berikut 

saham adro
Sumber : tradingview


Perhatikan kotak berwarna orange yang membentang. Kotak tersebut menunjukkan area supplay and demand ADRO selama beberapa tahun terakhir, dan area itulah yang menjadi support dan resisten kuat.

Sehingga itulah alasannya harga ADRO beberapa kali gagal naik, dan baru saat inilah potensi ADRO jalan sangatlah besar.


Sentimen

Selain karena Chart ADRO sendiri menunjukan adanya resisten kuat dalam beberapa tahun belakang, terdapat sentimen kuat yang membuat harga saham ADRO stagnan.

Sentimen tersebut adalah Cina menghentikan impor batubara dari Australia, dan ini secara langsung berefek pada penjualan ADRO.

Akan tetapi yang perlu diingat bahwa, ADRO juga memiliki pertambangan di dalam negeri yang berpotensi mendapatkan keuntungan dari rencana Cina membeli batubara dari Indonesia senilai Rp 20 triliun.

Disisi lain, harga batubara masih menunjukkan pola penguatan, hal ini mengindikasikan bahwa permintaan akan batubara masih cukup tinggi, apalagi curah hujan di musim penghujan seperti sekarang ini membuat proses penambangan batubara menjadi sedikit terhambat.

Saat ini harga batubara sendiri sudah berada di zona 70 USd per metrik ton, dan diperkirakan akan terus menguat mendekati leve 90 USD per metrik ton.

harga batubara coal
Sumber : tradingview