Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Review Big Four Saham Perbankan : BBCA BBRI BMRI BBNI

saham bbca-bbri bmri bbni

Siapa yang tidak kenal dengan keempat saham tersebut, memiliki likuiditas jempoplan, fundamental yang tidak diragukan, dan manajemen yang hebat. Semuanya rajin mencetak keuntungan secara konsisten setiap tahunnya, bahkan 3 dari 4 saham tersebut rutin membagikan dividen setiap tahunnya kepada para pemegang saham.

Kali ini kami akan review singkat mengenai potensi dan pergerakan saham BBCA, BBRI, BMRI dan BBNI seminggu kemarin. Serta akan kemanakah keempat saham tersebut, simak ulasan ringkas berikut ini


Ulasan Singkat Saham BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI

Saham BBCA

saham bbca bank bca
Sumber : tradingview-bbca

Saat ini saham BBCA sudah break dari resisten pola bullish Cup and Handle, dimana potensi berikutnya BBCA akan mencoba test resist All Time High. Sehingga ketika resist tersebut mampu ditembus, maka BBCA akan mencetak harga tertinggi baru sepanjang masa, dengan begitu tidak ada resisten lagi sampai di membentuk area supplay and demand baru lagi.

Bisa dikatakan dari keempat emiten perbankan kali ini, BBCA adalah yang terbaik dari sisi potensi upside untuk saat ini, dan ini telah kami bahas pada postingan sebelumnya, anda bisa membaca ulasannya disini.

Kenaikan volume yang tinggi disaat harga BBCA breakout menandakan bahwa pasar begitu antusias dengan peristiwa tersebut, sehingga hal ini mendukung potensi upside yang bagus bagi BBCA kedepannya.

Saham BBRI

saham bbri
Sumber : tradingview

Saat ini BBRI berada di upper channel dan kepentok resisten setelah rally dari 3200 kemarin. Dimana hal ini membuat harga saham BBRI mundur atau koreksi untuk sementara waktu, sehingga tidak disarankan bagi trader untuk mengoleksi BBRI saat ini.

Saat ini BBRI berada di harga 4200, dna potensi turun hingga ke support psikologisnya yang berada di midle channel yakni di angka 4000. Tentu hal ini akan jadi hal yang bagus mengingat recover IHSG masih memiliki ruang yang cukup untuk upside.

Saham BMRI

saham bmri
Sumber : tradingview

Kondisi BMRI mirip dengn BBRI yakni kepentok resisten, namun BMRI saat ini masih berada diarea midle channel yang artinya masih memiliki ruang untuk upside meski sebenarnya rally BMRI mulai nampak melemah.

Anda bisa mulai kembali mengoleksi BMRI jika nantinya ia berada di area supportnya di 6400 atau ia mampu break dari resisten.

Kondisi BMRI saat ini sebenarnya "nanggung" bagi kita yang ingin  masuk, dimana risk rreward ratio nya tergolong tidak seimbang, tentu dengan memperhatikan hal tersebut, BMRI belum waktunya untuk di koleksi.

Saham BBNI

saham bbni
Sumber : tradingview

Jika BBRI dan BMRI saat ini kepentok dengan resistennya, maka BBNI sudah berada diatas resisten yang kini menjadi supportnya atau telah breakout.

Resisten yang ditembus oleh BBNI ini berupa breakaway gapdown yakni gap yang terbentuk karena lonjakan harga berupa penurunan dan berlangsung menjadis sebuah trend baru.

Meski telah break resisten, nampaknya BBNI masih lemah untuk melanjutkan kenaikan, hal ini diperlihatkan dengan volume perdagangan yang menurun, dan mengindikasikan harga saham BBNI akan kembali menembus level supportnya (sebelumnya resist berupa gap) untuk menuju ke area 6000 yang berupa support psikologis BBNI.

Tentu ini menjadi kabar kurang baik, namun saat ada harga menembus level resisten dengan volume yang kecil, ini menandakan bahwa kekuatan bull atau permintaan (demand) tidak kuat dan berpotensi untuk kembali turun (banyak yang taking profit), apalagi kondisi BBNI saat ini telah rally dari area 4800 atau telah naik lebih dari 35%.

Kesimpulan

Dari keempat saham tersebut, hanya BBCA yang masih memberikan peluang kenaikan atau upside dibandingkan bank pelat merah yakni BBRI, BMRI, dan BBNI. Sehingga dengan demikian, untuk ketiga saham Bank BUMN tersebut lebih direkomendasikan untuk wait and see terlebih dahulu.

Bagi anda yang penasaran atau belum membaca ulasan kami tentang BBCA, anda bisa memeriksanya di postingan sebelumnya pada tanggal 10 Desember 2020.