Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Trading Saham Gorengan : Kelebihan dan Kekurangannya

trading saham gorengan kelebihan dan kekurangan

Dalam dunia saham, ada berbagai istilah dalam pengelompokan saham berdasarkan beberapa kriteria, beberapa diantaranya adalah saham bluechip atau dikenal sebagai first liner, kemudian saham second liner dan yang terakhir adalah saham third liner atau istilah kerennya adalah saham gorengan.

Pada kesempatan kali in, pembahasan akan fokus pada saham third liner atau saham gorengan yang penuh minyak dan berkolesterol tinggi. Jika anda sudah terbiasa dengan saham ini, maka anda tidak akan tergiur dengan saham-saham bluechip.

Akan tetapi jika anda tidak biasa atau punya masalah dengan tidur dan jantung, sebaiknya hindari saham gorengan ini, terutama masalah anda adalah istri yang suka marah-marah, terutama saat porto anda kebakaran.

Saham gorengan begitu dikenalnya, ada banyak kelebihan namun juga lebih banyak kekurangannya. Ada yang menyukainya ada pula yang menghindarinya, semua memiliki pandangan tersendiri, namun secara garis besar terutama jika anda masih pemula, penting bagi anda mengetahui kelebihan dan kekurangan trading saham gorengan.


Trading Saham Gorengan

Trading saham gorengan memang begitu menarik, karena anda berpeluang mendapatkan saham yang naik signifikan belasan persen bahkan ada potensi ARA atau auto rejection atas. Model-model saham ARA inilah yang begitu menarik bagi para trader di bursa, sehingga seringkali mengabaikan resiko yang menghantui mereka.

Tidak ada yang salah mau trading saham gorengan, saham second liner atau saham bluechip, semua kembali ke masing-masing pilihan dan profil risiko setiap trader. Namun saat anda satu atau dua kali membeli saham gorengan kemudian mendapatkan kenaikan tinggi, maka anda akan kecanduan.

Jika sudah demikian sangatlah bahaya bagi porto anda, karena bisa saja anda tidak akan mendapatkan keuntungan itu seterusnya.

Trading saham gorengan itu ada strateginya, dan setiap orang memiliki cara yang berbeda, terlepas dari itu semua, berikut adalah rangkuman kelebihan dan kekurangan dari trading saham gorengan.
 

Kelebihan Saham Gorengan

Pernahkah anda melihat saham terbang tinggi disaat IHSG sideways atau Bearish? dan sudah tentu menggoda pikiran dan tangan anda untuk mulai mentradingkannya?

Harga sahamnya pun tergolong murah secara nominal, pada umumnya dibawah 200 rupiah, dan setiap kali ARA nainya mentok di 34%, tapi begitu juga ARB turunnya juga mentok -34%. Sehingga secara hitungan matematika sederhana, sekalinya cuan juga sumringah, namun sekalinya turun juga tidak bisa tidur.

Berikut ini adalah kelebihan dari saham-saham gorengan atau saham third liner itu

Memiliki Potensi Upside Tinggi

Peluang upside atau naik pada saham gorengan terbilang tidak pasti, meskipun anda analisa teknikal, tidak selalu tepat karena transaksi didominasi oleh sekelompok orang.

Namun ketika saham ini naik, maka kenaikannya tidak tanggung-tanggung, biasanya belasan hingga mentok ARA. Dan inilah yang menjadi primadona bagi para trader saham di bursa.

Kenaikan yang tinggi ini memang bisa menjadikan porto anda tumbuh jauh lebih cepat dibandingkan dengan saham bluechip, bahkan bisa mencapai ratusan persen dalam satu tahun.

Berpeluang ARA (Auto Rejection Atas)

Kebijakan ARA diluar resesi, krisis atau masalah pandemi adalah simetris, yakni batas atas kenaikan dan batas atas penurunan itu sama. Sehingga ketika saham gorengan naik tinggi dan ARA maka ia akan naik sampai 34% dalam satu hari.

Enak kan? Ya jelas dong

Gimana tidak enak, dengan modal 10 juta, bisa dapat 3,4 juta dalam sehari saja. Kerja dimana bisa dapat segitu? hanya dengan melakukan analisa lalu tombol buy dan pantengin monitor tanpa harus berpanas-panasan dan berjibaku dengan kemacetan jalan.

Inilah pesona dari saham gorengan yang tidak dimiliki saham-saham lapis lainnya.

Cuan Lebar dalam Waktu Singkat

Mau cuan lebar dalam waktu singkat? ya trading saham gorenganlah.

Dibandingkan dengan saham lapis lainnya, saham gorengan tergolong lebih gampang digerakkan baik naik atau turun. Sehingga ketika upside juga bisa tinggi.

Jika pada saham-saham bluechip upside dalam satu hari rata-rata 5-7% saja dan itu jarang sekali terjadi, maka pada saham gorengan bisa diatas 10% dalam sehari.

Kekurangan Saham Gorengan

Selain kelebihan terdapat pula kekurangannya yang dinilai jauh lebih banyak dibandingkan kelebihan yang ditawarkan oleh saham gorengan itu sendiri terutama dari sisi psikologis. Berikut kekurangan dari trading saham gorengan.

Berpeluang ARB (Auto Rejection Bawah)

Sama seperti halnya kenaikan yang sampai 34% atau ARA, saham gorengan pun bisa turun jauh mencapai titik ARB alias -34%, dan tentu ini akan membuat anda rugi 3,4 juta dalamm sehari jika modal yang anda gunakan adalah 10 juta.

Selain ARB, penurunan saham-saham gorengan juga bisa berada dibawah -10% atau belasan persen yang mana untuk kembali memulihkan porto, anda harus meningkatkan keuntungan lebih dari sekedar persentase kerugian yang anda alami.

Tentu ini sangat bahaya bagi porto anda dan terutama psikologis anda di bursa, jika ini terjadi dan anda tidak bisa menanganinya, besar kemungkinan keputusan-keputusan trading anda akan banyak yang keliru.

Fundamental Busuk

Untuk urusan fundamental, jangan tanya-tanya deh, sudah jelas fundamental saham-saham gorengan itu busuk. Jadi wajar saja jika investor yang berpatokan pada fundamental akan menjauhi saham-saham model ginian.

Selain fundamental yang busuk, bahkan beberapa saham itu tidak jelas bisnis riilnya apa, atau bisa dikatakan sebagai pepesann kosong belaka. Maka ketika anda berminat pada saham gorengan karena kenaikannya, maka jangan sekali-kali tanya fundamentalnya apalagi valuasinya, sudah jelas-jelas busuk kok ditanyakan.

Harga dibentuk Oleh Sekelompok Trader atau Investor

Karena harganya yang murah secara nominal dan kepemilikan sahamnya seringkali dikoleksi oleh kelompok investor dengan berbagai cara, maka pergerakan harganya sangat dikendalikan oleh mereka atau biasa disebut sebagai bandar.

Tentu dengan adanya bandar tersebut, akan membuat analisa kita tidak berlaku. Terkadang secara teknikal harga sudah oke, atau candle terakhir muncul doji di low channel, namun pada perdagangan keesokan harinya harga malah ARB.

Atau sebaliknya, pada channeling candle terakhir terbentuk doji diatas channel yang biasanya diartikan ada potensi reversal dan turun menuju mid channel, namun pada perdagangan keesokan harinya, harga malah ARA. Kan sebel....

Begitulah kira-kira, tapi jika anda memang benar-benar berniat trading khusus di saham gorengan, sebaiknya carilah mentor yang benar-benar siap memandu anda, entah itu free atau berbayar, namun resiko tetap anda tanggung sendiri.
 

Supplay and Demand terpusat

Sama seperti halnya poin sebelumnya, supplay dan demand dari saham ini terpusat hanya pada kelompok tertentu yang mengendalikan harga, sehingga secara perdagangan sudah tidak balance dan ini tidak baik dalam proses perdagangan paper asset.

Dapat Menghancurkan Portofolio

Porto yang sudah anda bangun secara konsisten bisa rusak karena trading saham gorengan. Tapi ada juga trader yang penasaran dengan saham ini dan ingin mencobanya sesekali saja.

Jika demikian, maka sebaiknya ambil maksimal 5% dari total porto untuk trading saham jenis ini, karena kalaupun anda rugi "misalkan" hingga 100% pada sahamm ini, maka kerugian anda hanya 5% dari total porto.

Jangan berlebihan dalam mengalokasikan dana di porto untuk trading saham, yang pasti porsinya harus kecil, misalkan 5%-10% dari total portofolio anda.

Senam Jantung

Senam jantung atau jantung berdebar secara terus menerus ketika melihat pergerakan harga saham gorengan yang naik turun secara drastis akan sangat berbahaya.

Senam jantung bisa terjadi pada saat harg naik karena takut floating profit yang ada didepan mata tergerus menjadi nol bahkan minus, atau saat harga terjun menjadikan floating profit yang ada menjadi minus dan lebih dalam lagi.

Inilah salah satu penyebab mengapa trading saham gorengan itu sangat tidak disarankan, karena dapat membahayakan kesehatan jantung anda.

Tidur Tidak Nyenyak

Jika anda membeli saham gorengan dan mendapati bahwa harga telah naik serta anda telah memperoleh floating profit "katakan" 10% dari harga beli, kemudian anda mendapatkan telpon sehingga tidak dapat memantau harga secara realtime.

Selang beberapa menit ternyata terjadi guyuran yang memaksa harga berbalik arah dan membuat floating profit anda berubah menjadi BEP atau minus.

Jika BEP saja mungkin anda masih bisa nyaman dan tidak masalah, namun bagaimana jika terjadi floating loss yang dalam hanya dalam waktu yang singkat dan tidak sempat cut loss? tentu tidur anda akan terganggu dan menjadikan psikologis dan kesehatan anda memburuk.

Buruk Bagi Kesehatan

Ketika senam jantung telah sering anda alami, tidur menjadi tidak nyenyak, makan tidak enak, pikiran tidak karuan, maka psikologis anda akan terganggu, dan lama-lama kesehatan anda akan memburuk.

Maka dari itu, jika anda tidak memiliki keahlian dalam trading saham gorengan atau tidak memiliki mentor yang siap sedia, maka jauhilah saham jenis ini, karena BERBAHAYA!!!

Memaksa Anda Untuk Selalu Menatap Monitor

Jangan sekali-kali meninggalkan monitor saat jam trading, meskipun hanya sekedar kencing.

Mungkin perumpamaan itu sudah jelas menggambarkan bahwa volatilitas saham gorengan itu sangat tinggi, dia bisa naik dan turun dalam waktu yang singkat.

Volatilitas yang tinggi dapat mengakibatkan floating loss berubah menjadi BEP atau floating profit, atau sebaliknya, floating profit menjadi floating loss.

Memang dalam aplikasi trading terdapat fasilitas automatic order atau anda bisa pasang harga cut loss atau trailing stop secara otomatis, namun tetap saja anda akan dipaksa untuk tetap berada didepan layar montior untuk beberapa saat.


Kesimpulan

Secara sederhana, peluang profit dan loss itu ada disetiap saham, baik bluechip, second liner atau saham gorengan. Volatilitaslah yang menjadi perbedaan utama selain fundamental dari jenis-jenis saham tersebut, sehingga anda dituntut untuk benar-benar memahami dan menguasai analisa khusus untuk trading saham gorengan ini.

Untuk itu, bila anda ingin tidur nyaman, tidka senam jantung, kesehatan terjaga, porto aman, mulailah kurangi trading saham gorengan dengan porsi besar, atau jika bisa hindari saja. Fokus pada saham-saam dengan fundamental bagus meski hanya memberikan profit 5-10% saja, naun konsisten. Yakinlah meski kecil namun akan memberikan efek bagus bagi pertumbuhan portofolio anda di masa mendatang.
Cloud Hosting Indonesia