Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Mudah Trading Saham Syariah

cara mudah trading saham syariah

Cara trading saham syariah pada dasarnya tidak berbeda dengan trading saham pada umumnya, anda melakukan order jual dan beli dengan aplikasi, fee trading yang telah ditentukan. Cara trading saham syariah sendiri menitikberatkan pada pemilihan saham dengan kriteria tertentu. Untuk itu berikut adalah cara trading saham syariah dengan mudah.

Cara Trading Saham Syariah

Untuk memulai trading saham syariah cukuplah mudah, anda hanya perlu melakukan aktifitas trading seperti biasanya. Atau anda bisa mengikuti tahapan-tahapan berikut ini, sehingga anda bisa mendapatkan keuntungan yang lumayan dan semoga cuan tersebut berkah untuk anda dan keluarga.

Berikut adalah cara trading saham syariah
  • Buka akun saham pada sekuritas yang memberikan fasilitas akun syariah
  • Tentukan Saham incaran anda sesuai dengan hasil analisis
  • Pastikan saham anda termasuk saham syariah dengan melihat pada daftar indeks JII dan ISSI
Lebih jelasnya, berikut ulasan yang lebih detail.

1. Cari dan Buka Akun Syariah di Sekuritas Pilihan

Tentukan di sekuritas atau broker mana anda akan bertransaksi. Kini sudah banyak sekuritas yang memberikan fasilitas akun khsusu untuk saham syariah, dimana anda hanya akan bisa melakukan trading pada saham-saham syariah. Sehingga ketika anda mengetik kode saham diluar kelompok syariah, maka saham tersebut tidak akan muncul pada aplikasi trading.

Pastikan fee tradingnya juga murah, sehingga cuan dari trading tidak banyak yang diambil untuk membayar fee pada sekuritas.

2. Tentukan Saham Syariah Incaran Anda

Cara menentukan saham incaran anda adalah dengan analisis fundamental atau teknikal, bahkan mungkin dengan menggabungkan keduanya.

Setelah saham tersebut masuk dalam wahtclist anda, kini anda hanya perlu melihat apakah pergerakan harga terbarunya sudah memberikan sinyal bahwa sudah saatnya anda untuk beli atau harus menunggu lagi.

Untuk menentukan sahamnya sendiri, anda bisa menggunakan dua indeks di bursa yakni JII dan ISSI.

3. Jakarta Islamic Indeks (JII)

JII atau Jakarta Islamic Indeks adalah indeks atau kumpulan saham-saham syariah yang memimiliki fundamental bagus dan likuiditas perdagangan terbaik dari semua saham-saham syariah di bursa.

JII sendiri terdiri dari 30 saham pilihan yang biasanya ke 30 saham tersebut juga termasuk anggota indeks LQ45, sehingga likuiditas perdagangannya juga tidak diragukan lagi.

Atau jika anda menginginkan trading saham syariah namun diluar 30 saham tersebut, anda bisa memilih daftar saham di indeks ISSI.

4. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI)

ISSI atau indeks saham syariah Indonesia ini berisikan seluruh daftar saham syariah yang telah ditentukan kriterianya oleh OJK berdasarkan fatwa MUI dan ketentuan OJK.

Sehingga saham-saham yang berada di indeks JII sudah pasti berada dalam indeks ISSI ini. Didalam indeks ini anda akan menemukan berbagai saham mulai dari kapitalisasi terbesar sampai kapitalisasi terkecil. Mulai dari sektor Consumer Goods sampai sektor perbankan, dan masih banyak lagi.

Sehingga indeks ISSI ini sangat cocok untuk dijadikan referensi bagi anda yang menginginkan saham-saham syariah untuk ditradingkan atau diinvestasi.

Ciri-Ciri Saham Syariah

Berikut adalah ciri-ciri sebuah saham dikatakan syariah yang harus anda ketahui
  • Kegiatan operasional perusahaan tidak menyimpang dari prinsip syariah islam
  • Rasio hutang berbeban bunga tidak lebih dari 45%
  • Total pendapatan bunga tidak lebih dari 10%
  • Termasuk dalam Indeks ISSI sesuai review OJK secara berkala
Berikut ini penjelasan detail yang bisa membantu anda memahami tentang ciri-ciri saham syariah

1. Operasional Perusahaan Tidak Menyimpang dari Prinsip Syariah

Kegiatan operasional mulai dari produksi, distribusi hingga penjualan tidak boleh melanggar aturan syariah, termasuk produk atau jasa yang ditawarkan kepada pengguna.

2. Rasio Hutang Berbeban Bunga

Rasio hutang terhadap total aset perusahaan tidak boleh lebih dari 45%. Hutang yang dimaksud disini adalah hutang yang berbunga, dimana ketika perusahaan meminjam dana alias hutang, maka perusahaan diharuskan mengembalikan pinjaman dengan bunga atas pinjaman tersebut sesuai kesepakatan.

3. Total Pendapatan Bunga Tidak Lebih dari 10%

Jika perusahaam memiliki operasional lain atau pendapatan lain yang berupa bunga, maka komposisinya tidak boleh lebih dari 10% dari total pendapatan.

Pendapatan bunga ini bisa dihasilkan melalui simpanan perusahaan pada deposito atau instrumen keuangan lainnya, atau jenis pendapatan bunga lainnya.

4. Dievaluasi secara Berkala Oleh OJK

Saham-saham yang masuk kategori syariah akan selalu di review secara berkala oleh OJK sehingga dapat memastikan bahwa daftatr saham-saham tersebut benar-benar sesuai dengan kaidah syariah agama islam.


Sistem Online Trading Syariah (SOTS)

SOTS atau Sistem Online Trading Syariah adalah sistem transaksi atau perdagangan saham syariah secara online berdasarkan prinsip-prinsip syariah di pasar modal. SOTS sendiri merupakan pengembangan dari trading saham biasa oleh para Anggota Bursa khusus untuk memfasilitasi para investor untuk dapat berinvestasi atau bertransaksi khusus saham-saham syariah.

Aplikasi Trading Saham Syariah

Saat artikel ini ditulis, telah terdapat setidaknya 16 sekuritas yang memiliki fasilitas sistem onlin trading syariah (SOTS) sehingga akan lebih memudahkan bagi para investor dalam memilih broker sesuai dengan keinginan mereka.

Berikut daftar Sekuritas yang memiliki Aplikasi Trading Saham Syariah

daftar sekuritas saham syariah
Sumber : dsnmui.or.id

Keuntungan Trading Saham Syariah

Keuntungan bagi anda yang berinvestasi atau trading pada saham syariah adalah sebagai berikut
  • Aktifitas investasi dan trading anda berdasarkan prinsip syariah islam
  • Sahamnya likuid, terutama yang masuk dalam indeks JII
  • Mendapatkan Capital gain
  • Dividen
  • Portofolio yang berkah karena berprinsip syariah
Selanjutnya berikut ulasan lengkapnya tentang keuntungan berinvestasi atau trading saham syariah

1. Investasi dan Trading Berdasarkan Prinsip Syariah

Berdasarkan prinsip syariah, maka saham jenis ini mampu memberikan pilihan lebih kepada para calon investor, terutama mereka yang menginginkan investasi berdasarkan prinsip syariah.

Untuk itu penting kiranya untuk terus mengikuti perkembangan pasar modal di tanah air agar investasi kita yang berbasis syariah dapat terus tumbuh subur dan memberikan keberkahan bagi para investornya

2. Saham Likuid

Jika anda berinvestasi pada saham syariah yang ada dalam indeks JII, maka sudah pasti saham-saham tersebut perdagangannya likuid. Sehingga transaksi atau trading anda pun menjadi lancar baik beli maupun jual tanpa harus menunggu antrian yang cukup.

3. Mendapatkan Capital Gain dan Dividen

Sebagaimana umumnya investasi saham, saham syariah pun menawarkan keuntungan berupa capital gain dan dividen. Bedanya adalah kita mendapatkan dari perusahaan yang benar-benar menerapkan prinsip syariah sehingga tidak melanggar aturan agama islam.

4. Portofolio yang berkah

Jika sudah mengikuti kaidah syariah maka sudah tentu yang kita harapkan adalah portofolio investasi kita mendapatkan keberkahan dari Allah SWT. Untuk itu terus menjaga investasi dengan prinsip syariah adalah keniscayaan yang harus dijaga.

Demikianlah ulasan singkat mengenai cara mudah trading saham syariah, semoga bermanfaat untuk ktia semua.
Cloud Hosting Indonesia