Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Keuntungan dan Kerugian Investasi Saham

keuntungan dan kerugian investasi saham

Keuntungan dan Kerugian dalam Investasi Saham

Dalam era dengan kemajuan jaman seperti sekarang ini, berinvestasi saham bukanlah hal eksklusif lagi. Banyak sudah orang-orang yang bisa membuka akun investasi hanya dengan modal 100 ribu rupiah saja.

Hal ini sangat berbeda dengan satu dekade silam, dimana seorang calon inivestor yang hendak membuka akun investasi membutuhkan dana yang tidak sedikit, sehingga saham menjadi barang eksklusif yang hanya dimiliki oleh mereka yang memiliki dana besar.

Kini dengan adanya kesempatan kita untuk berinvestasi saham dengan modal yang kecil, memberikan peluang bagi semua orang untuk merasakan pahit manis investasi saham. Sehingga kita bisa membuat aset (dana) kita bekerja untuk kita.

Untuk itu penting kiranya kita memahami tentang keuntungan dan kerugian investasi saham, agar ketika kita melakukan investasi sudah benar-benar mengerti resiko seperti apa yang akan kita hadapi dalam perjalanan investasi.

Keuntungan Investasi Saham

  • Capital gain
  • Dividen
  • Saham Bonus
  • Aset perusahaan yang bertumbuh

Kerugian Investasi Saham

  • Capital Loss
  • Likuidasi Aset Perusahaan
  • Saham disuspen oleh BEI (Otoritas Bursa)
  • Delisting

Berikut adalah ulasan lengkap tentang keuntungan dan kerugian investasi saham yang akan diulas lebih lengkap.

Keuntungan Berinvestasi Saham

1. Capital Gain

Capital Gain merupakan keuntungan yanng didapatkan seorang investor dari selisih positif antara harga beli dengan harga jual. Keuntungan ini disebabkan karena harga saham mengalami kenaikan selama saham tersebut digenggam oleh investor.

Capital gain ini bisa dikatakan keuntungan paling besar yang bisa didapatkan seorang investor retail (kecil), karena tidak perlu bersusah payah ikut serta mengontrol operasi perusahaan sudah bisa mendapatkan keuntungan.

Capital Gain sendiri adalah keuntungan yang paling banyak dicari baik itu oleh para trader maupun investor. Meskipun untuk seorang investor capital gain merupakan bonus dari hasil investasinya.

2. Dividen

Dividen adalah keuntungan yang didapatkan dari hasil bagi laba bersih perusahaan dalam setahun berdasarkan hasil keputusan pada RUPS tahunan. Dividen sendiri merupakan keuntungan yang menjadi tujuan utama investasi, namun dividen adalah bonus bagi para trader saham.

Untuk mendapatkan dividen sendiri anda tidak perlu menunggu 1 tahun penuh, namun anda hanya perlu menggenggamnya sampai pada tanggal ex date dan anda sudah berhak mendapatkan dividen dari suatu saham.

Perlu diketahui bahwa dividen bukanlah kewajiban perusahaan kepada para pemegang sahamnya, dan dividen bisa dibagikan berdasarkan keputusan pada RUPS. Dimana dalam RUPS tersebut akan ada pengambilan suara dan keputusan apakah perusahaan akan membagikan dividen atau tidak.

3. Saham Bonus

Saham bonus merupakan bagian dari aksi korporasi dari sebuah perusahaan. Saham bonus ini bisa dalam bentuk MESOP atau ESOP, bisa juga karena adanya Right Issue dimana para pemegang saham diberi Saham-R yang bisa ia jual atau untuk menebus saham biasa.

Kerugian Investasi Saham

1. Capital Loss

Berbanding terbalik dengan capital gain, capital loss adalah selisih negatif antara harga beli dengan harga jual. Capital loss ini menyebabkan anda mengalami kerugian akibat penurunan harga saham.

Untuk itu penting sekali anda mengetahui trend pergerakan harga sebuah saham agar anda dapat meminimalisir kerugian dari Capital Loss ini.

2. Perusahaan di Likuidasi

Apabila perusahaan mengalami kebangkrutan atau diputuskan default oleh pengadilan, maka aset-aset dari perusahaan tersebut haruslah dijual untuk melunasi kewajiban-kewajibannya.

Sayangnya kita sebagai pemegang saham biasa mendapatkan giliran terakhir untuk dapat hasil dari penjualan tersebut, sedangkan yang punya hak lebih dulu untuk mendapatkan hasil penjualan aset adalah debitur dan pemegang saham preferen.

3. Saham Disuspen Otoritas Bursa

Saat perdagangan saham disuspen disaat itulah aset kita mati. Tahukah anda bahwa suspensi perdagangan saham itu bisa menimpa perusahaan manapun di BEI. Namun pada umumnya suspensi terjadi pada perusahaan yang melakukan pelanggaran yang sangat berat.

Untuk itu penting kiranya kita selalu melakukan analisis terlebih dahulu agar apa yang kita beli adalah yang benar-benar bernilai dan bagus. Atau yang paling gampang anda hanya perlu melakukan trading dan investasi pada saham-saham blue chip saja.

4. Delisting

Jika resiko likuidasi kita mendapatkan hak terakhir, maka pada kasus delisting anda akan kesulitan menjual saham yang anda miliki.

Sebelum sebuah saham delisting, perdagangan sahamnya akan terkena suspend terlebih dahulu, dan pada masa ini anda tidak bisa membeli atau menjual saham tersebut dengan harga berapapun.

Resiko delisting ini akan membuat saham anda tidak bisa dijual kecuali pihak perusahaan diharuskan untuk melakukan buyback atas saham tersebut oleh otoritas bursa.

Pembelian kembali saham-saham tersebut juga berpotensi merugikan investor, hal ini dikarenakan seringkali pembelian kembali alias buyback ini harga dibawah harga beli para investor dan trader saham.

Untuk itu penting sekali anda melakukan analisa sebelum membeli, jangan sampai membeli kucing dalam karung.

Kesimpulan

Dibalik potensi keuntungan yang berlimpah dan bisa membuat kaya seorang investor dalam waktu yang relatif singkat, saham juga dapat membuat seorang investor kehilangan uangnya dalam sekejap. Sehingga investasi saham itu dikenal High Risk High Reward.

Demikian ulasan mengenai keuntungan dan kerugian investasi saham yang perlu anda ketahui, dengan demikian diharapkan agar anda melakukan analisa terlebih dahulu baik fundamental perusahaan maupun pergerakan harga sahamnya.
Cloud Hosting Indonesia