Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Membaca Candlestick Saham

cara membaca candlestick dengan mudah

Dalam analisa teknikal, membaca candlestick saham merupakan hal dasar yang wajib dikuasai seorang trader. Namun pada faktanya banyak sekali trader yang mengabaikan hal ini, sehingga analisa yang mereka buat seringkali memberikan informasi yang salah. Untuk itu jika trading anda banyak lossnya, yuk belajar kembali cara membaca candlestick dasar.

Ini penting, jangan sampai membaca chart namun informasi yang dihasilkan salah kaprah sehingga membuat kualitas trading anda berantakan. Pada dasarnya membaca candlestick itu tidaklah sulit, untuk itu pada artikel kali ini kita akan membahas cara membaca candlestick dengan mudah agar kita bisa kembali me refresh pemahaman dasar tentang analisa teknikal.

Candlestick merupakan dasar dari segala ilmu teknikal, semua strategi termasuk indikator-indikator yang mahal harganya dan populer itu berasal dari candlestick yang dikembangkan oleh para praktisi.

Cara Membaca Candlestick Saham Dengan Mudah

Luangkan waktu anda agar anda bisa mempelajari cara membaca candlestick saham dengan mudah pada artikel ini, sehingga anda tidak akan disinformasi akibat salah dalam membaca candlestick.

Komposisi Candlestick

Pada dasarnya candlestick hanya terbagi pada dua komponen yakni bodi dan sumbu, dimana bodi merupakan representasi dari harga pembukaan dan harga penutupan, sedangkan sumbu merepresentasikan hagra terendah dan harga tertinggi dalam periode perdagangan tertentu.

Candlestick sendiri dapat disesuaikan berdasarkan timeframe yang kita inginkan seperti time frame detik, menit, jam, harian, mingguan atau bulanan.

Sehingga hal ini memudahkan anda untuk memadupadankan setiap informasi yang dihasilkan pada masing-masing timeframe.

Body Candlestick

Body Candlestick ini terbentuk berdasarkan harga pembukaan dan harga penutupan. Kedua harga tersebut akan membuat bodi candle berbentuk panjang ataupun pendek.

Panjang pendeknya bodi candlestick berdasarkan pada perdagangan dalam timeframe yang ditentukan, sehingga dengan diketahui bentuk body candles akan dihasilkan informasi yang tepat.

Body candlestick sendiri dibedakan menjadi dua jeni, yakni:
  • Ketika harga pembukaan berada dibawah harga penutupan, maka body candlestick memiliki nilai positif yang artinya pada time frame atau hari itu harga saham mengalami kenaikan
  • Ketika harga pembukaan berada diatas harga penutupan, maka body candlestick memiliki nilai negatif yang artinya pada hari itu harga saham mengalami penurunan.

Sumbu Candlestick

Sumbu candlestick adalah salah satu komponen candlestick yang bentuknya seperti sebuah garis. Sumbu ini memiliki peranan penting dalam memberikan informasi seberapa volatil perdagangan pada hari itu (time frame tertentu).

Sumbu candlestick ditentukan berdasarkan harga terendah dan harga tertinggi. Bedanya dengan body, sumbu tidak terbentuk secara langsung seperti halnya pada body.

Sumbu candlestick antara harga tertinggi dan harga terendah berada pada posisi yang tetap alias tidak akan berubah. Hanya panjang pendek sumbu yang akan berubah setiap waktu.

Sumbu yang menunjukkan harga tertinggi selalu berada diatas body meski harga mengalami kenaikan ataupun penurunan.

Begitu juga dengan sumbu harga terendah, meski harga mengalami penurunan atau kenaikan posisi sumbu ini tetap berada dibawah body.

cara membaca candlestick dengan mudah
Candlestick

Seperti pada gambar diatas, sumbu berada pada posisi yang tetap meski harga mengalami perubahan baik itu menurun maupun naik.

Membaca Bentuk Candlestick

Cara membaca candlestick sebenarnya mudah, bahkan anda yang belum pernah mempelajarinya pun bisa dengan cepat menangkap penjelasannya.

Untuk itu berikut adalah 3 panduan utama dalam membaca candlestick dengan mudah.

Panjang dan Pendek Body Candlestick

Body sebuah candle dapat berbentuk panjang atau pendek. Panjang pendeknya body ini dikarenakan kuat tidaknya tren pasar pada hari itu.

Jika tren bullish sangat kuat maka body candle akan panjang dan posisi harga penutupan diatas harga pembukaan. Bentuk seperti ini menunjukkan bahwa pasar sedang bergairah dan mudah bagi para trader untuk mencetak cuan.

Sedangkan ketika body candle terbentuk panjang namun harga penutupan berada dibawah harga pembukaan, itu artinya pasar sedang bearish dan menunjukkan bahwa banyak trader yang melakukan aksi jual (tekanan jual tinggi).

Pada kondisi tersebut akan banyak trader yang mengamankan profit bahkan ada yang jual rugi alias Cut Loss (CL).

Kedua, body candle berbentuk tipis. Body candle yang berbentuk tipis ini sering disebut sebagai bentuk doji atau ketidakpastian. Anda bisa membaca ulasan mengenai doji ini secara lengkap disini.

Body candle yang tipis ini memberikan informasi bahwa pasar berada pada ketidakpastian, dimana kekuatan bull (buy) ataupun bear (sell) memiliki power yang sama, sehingga arah atau tren harga tidak jelas.

Panjang dan Pendek Sumbu Candelstick

Panjang pendeknya sumbu pada candel memiliki peranan yang penting dalam membaca arah market selanjutnya.

Ketika sumbu terbentuk panjang, itu menandakan bahwa volatilitas harga pada waktu itu sangat tinggi, sehingga harga saham bisa berada pada harga terendah atau tertinggi dengan range yang lebar.

Semakin panjang sumbu maka semakin volatil, sebaliknya semakin pendek sumbu maka semakin less volatil.

Posisi Body Candlestick

Panjang pendeknya sumbu tidak banyak memberikan informasi dibandingkan dengan bentuk body yang panjang.

Namun ketika sumbu memiliki ukuran yang panjang dan body yang tipis berkolaborasi dan berada pada satu sisi sumbu, disitulah terdapat informasi yang sangat penting mengenai kemana harga akan bergerak selanjutnya.

Posisi body pada ujung sumbu memiliki arti sebagai berikut :
  • Apabila body candle yang tipis berada pada sumbu harga tertinggi, dan dalam trend penurunan (downtren) hal ini bisa mengindikasikan akan adanya pembalikan arah menjadi uptrend
  • Apabila body candle yang tipis berada pada sumbu harga terendah dan berada dalam trend naik (uptrend), hal ini mengindikasikan akan adanya pembalikan arah menjadi turun (downtren).
Yang perlu digaris bawahi adalah meski kedua informasi diatas cukup bagus akurasinya, namun candle selanjutnyalah yang mengkonfirmasi sepenuhnya apakah akan terjadi sedemikian seperti yang dijelaskan diatas.

Untuk itu penting kiranya kita tersu mengasah kemampuan membaca bentuk candle setiap hari agar terlatih dan paham karakteristik dan kecenderungan pergerakan harga.


Kesimpulan

Membaca candle memang susah-susah mudah, namun seiring berjalannya waktu akan membuat anda dapat mengerti kecenderungan harga akan kemana hanya berdasarkan bentuk candle terakhir.

Untuk itu penting kiranya anda menguasai teknik cara baca candlestick saham ini dengan mudah, sehingga dapat membantu kinerja trading saham anda kedepannya.