Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Apa Itu Swing Trading?

Swing trading merupakan salah satu metode trading saham yang cukup populer di kalangan trader. Metode ini dianggap cukup profitable dikarenakan set up nya tidak begitu sulit serta time frame yang dipakai tidaklah lama.

Sehingga metode ini dianggap cocok bagi orang yang memiliki kesibukan di luar jam trading. Maka dari itu swing trading cukup populer dibandingkan dengan trend following.

Disisi lain ada strategi trading yang cukup populer yakni day trading atau trading harian. Trading ini tidak menyimpan saham lebih dari satu hari, ia hanya melakukan pembelian dan penjualann pada hari yang sama.

Sayangnya day trading ini seringkali membingungkan dan membutuhkan effort lebih terutama mereka yang memiliki kesibukan diluar jam trading.

swing trading


Trading harian yang membutuhkan seorang trader untuk selalu stand by di depan layar monitor, membuatnya tidak begitu menarik dan fleksibel bagi beberapa trader, sehingga diperlukan strategi trading saham lainnya yang cukup profitable namun juga fleksibel.

Nah, swing trading dapat menjadi pilihan tepat. Hal ini dikarenakan swing trading yang memiliki time frame pendek sekitar 1 minggu sampai 3 minggu, membuatnya lebih fleksibel dan tidak memaksa para trader untuk selalu siap didepan monitor.

Pengertian Swing Trading

Swing trading adalah metode trading saham yang dilakukan dengan cara membeli saham di harga bawah (lower) kemudian menjualnya diharga atas (higher).

Metode ini sangat simpel karena kita hanya dituntut untuk membeli di harga bawah dan menjualnya di harga atas.

Tapi, apakah benar sesimpel itu?

Dalam teorinya sangatlah simpel, kita beli disekitar support dan menjualnya di sekitar resisten. Namun sayangnya, pada realita trading tidak selalu demikian.

Ada beberapa kondisi tertentu yang membuat swing trading tidak semudah itu. Seperti saat IHSG berada dalam kondisi sideways dan koreksi.

Maka dari itu, swing trading ini sangat ideal untuk dilakukan pada saat market bullish sehingga potensi cuan yang kita raih bisa cukup besar.

Swing trading sendiri bisa membuat seorang trader meraup cuan yang besar (tergantung kondisi IHSG), pada kondisi bullish ia bisa mendapatkan keuntungan 10%-50% dalam satu kali trade.

Namun pada saat downtrend, mendapatkan keuntungan 3% saja sulitnya bukan main.

Maka dari itu, penting sekali memperhatikan kondisi bursa pada umumnya sebelum kita melakukan trading saham.

Kelebihan dan Kerugian Swing Trading

Tidak ada strategi trading yang sempurna, begitu juga dengan swing trading. Ada kelebihan dan kekurangan yang sebaiknya kita pahami dahulu sebelum mendalaminya.

Kelebihan Swing Trading

Berikut adalah kelebihan dari strategi swing trading saham
  • Tidak menuntuk trader selalu standby depan monitor
  • Persentase cuan terbilang besar (bisa diatas 10% dalam sekali trade)
  • Lebih santai dan membutuhkan effort yang lebih kecil dibandingkan trading harian
  • Dapat dikombinasikan dengan chart pattern
  • Lebih mudah dalam membuat trading plan
  • Bisa profit konsisten
  • Dapat dipelajari dan diaplikasikan meski oleh pemula
  • Resiko false signal menjadi lebih kecil
  • Ada banyak waktu untuk belajar dan membaca berita terbaru

Kelemahan Swing Trading

Untuk kelemahan swing trading sendiri adalah sebagai berikut :
  • Time Frame yang lebih lama dibandingkan trading harian, sehingga berpotensi terkena sentimen negatif market
  • Harga dapat berbalik arah dan membuat kita berbalik rugi dari sebelumnya floating profit, maka menggunakan trailing stop adalah sebuah kewajiban
  • Karena berfokus pada secondary trend (tren jangka menengah), seringkali minor trend (trend jangka pendek) terabaikan

Strategi Swing Trading

Untuk melakukan strategi swing trading sendiri sangatlah mudah, karena anda hanya perlu menentukan support dan resisten pergerakan suatu saham.

Dengan support dan resisten tersebut, nantinya anda akan membuat trading plan untuk kemudian mengeksekusinya. Berikut adalah strategi swing trading saham :
  • Tentukan support dan resisten terlebih dahulu
  • Lihat trend utama dari saham tersebut (lebih baik trend utamanya adalah bullish)
  • Buatlah trading plan yang berfokus pada minimal resiko (jangan maksimal resiko)
  • Lakukan pembelian pada range harga (bertahap)
  • Patuhi trading plan anda
Jika anda belum tahu cara membuat trading plan, sebaiknya anda membaca artikel kami tentang cara membuat trading plan saham.

Indikator Swing Trading

Ada banyak sekali indikator yang bisa digunakan dalam swing trading. Bahkan beberapa trader dunia tidak menggunakan indikator sama sekali, mereka hanya berfokus pada candlestick dan chart pattern saja.

Namun bagi anda yang ingin menggunakan indikator untuk swing trading, berikut adalah indikator rekomendasi kami untuk swing trading :
  • Moving Average (MA)
  • Bollinger Band
  • MACD
  • Price Action dan Volume
  • Stochastic
  • RSI
  • CCI

Cara Meminimalisir Resiko

Agar trading anda menjadi konsisten profit, maka anda harus berfokus pada meminimalisir resiko, jangan sebaliknya yakni memaksimalkan profit.

Karena kita trading jangka pendek maka resiko harus ditekan dengan sebaik mungkin agar minimal. Untuk itu berikut adalah cara meminimalisir resiko swing trading.

Average Down

Average down itu berbeda dengan beli secara bertahap. Jika pembelian dilakukan secara bertahap itu sudah melewati proses pembuatan trading plan, dan pembelian secara bertahap dimaksudkan untuk mendapatkan best price (harga rata-rata pembelian terbaik) sehingga cuan yang dihasilkan bisa maksimal.

Sedangkan average down adalah cara membeli harga dibawah harga beli kita, dan average down sangat tidak disaranakan dalam aktifitas trading.

Untuk itu anda jangan sekali-kali melakukan average down ketika trading, berbeda kasusnya jika anda investasi.

Stop Loss

Stop loss adalah metode meminimalisir potensi resiko kerugian yang akan terjadi dimasa mendatang. 

Stop loss ditentukan saat kita membuat trading plan, maka stop loss sangat dianjurkan untuk dilakukan saat harga berbalik arah tidak sesuai dengan analisa kita.

Search Keyword : swing trading, swing trading saham, swing trading saham adalah, swing trading strategy, swing trading strategy indicator, swing trading berapa lama, teknik swing trading saham, swing trading indonesia