Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

23 Cara Beli Saham Online di BEI Untuk Pemula

cara beli saham

Cara beli saham online di bursa saham Indonesia pada dasarnya sangatlah mudah, namun akan terasa sulit terutama bagi para pemula untuk memulainya.

Pada artikel kali ini, kami buatkan panduan lengkap cara beli saham online yang bisa dilakukan serta runtutannya agar kita bisa survive dan menghasilkan cuan di bursa saham.

Ada banyak sekali cara beli saham, namun cara-cara berikut merupakan poin penting yang harus diikuti agar para trader pemula tidak hanya sekedar numpang lewat dan kehabisan dana di pasar saham.

23 Cara Beli Saham Online Lengkap dan Mudah

Sebelum anda melakukan aktifitas transaksi di pasar modal, ada baiknya anda belajar terlebih dahulu untuk mempersenjatai diri guna dapat bertahan di beratnya pasar modal.

Mengapa dikatakan berat?

Karena di pasar modal adalah tempat paling demokratis dibandingkan lainnya. Hal ini disebabkan pasar tidak melihat anda siapa, status anda apa, berapa besar modal anda, saat pasar saham turun anda akan tetap merasakan kerugian, saat pasar naik anda dapat menikmati keuntungan.

Berikut ini adalah cara beli saham online terlengkap yang bisa anda ikuti sebelum terjun kedalam pasar modal:
  • Pilih Sekuritas
  • Buka Rekening Saham
  • Buka Rekening Dana Nasabah (RDN)
  • Deposit Sejumlah Dana Pada RDN
  • Belajar Analisa Fundamental
  • Mempelajari Analisa Teknikal
  • Memahami Informasi Berita dan Regulasi
  • Pilih Saham Blue Chip atau LQ45
  • Tentukan Metode Investasi
  • Analisis Kondisi Perusahaan
  • Analisa Harga Saham Terbaru
  • Kuasai Aplikasi Trading
  • Mulai Beli Saham Online
  • Belajar Jual Saham
  • Belajar Membuat Trading Plan
  • Belajar Membuat Investment Plan
  • Merubah Order Beli atau Order Jual Saham
  • Pahami Settlement Transaksi
  • Perhatikan Fee Transaksi Trading Online
  • Stock Screener
  • Diversifikasi
  • Faktor yang Mempengaruhi Harga Saham
  • Evaluasi Investasi Anda
Kita bahas poin diatas satu persatu untuk lebih mudah dipahami.

1. Pilih Sekuritas

Tahap pertama yang perlu anda lakukan adalah anda mencari sekuritas yang cocok untuk diri anda. Tips mudahnya untuk mencari sekuritas yang cocok adalah:
  • Deposit awal sesuai dengan budget, atau kecil
  • Fee transaksi beli dan jual murah
  • Fitur online tradingnya lengkap
  • Support dari pihak sekuritas jempolan
  • Adanya kelas pelatihan atau webinar trading dari sekuritas
Tips-tips diatas bisa anda jadikan patokan sebelum memilih dan menentukan sekuritas mana yang akan anda jadikan tempat berinvestasi dikemudian hari.

2. Buka Rekening Saham

Setelah menentukan sekuritas, selanjutnya anda melakukan pembukaan rekening saham.

Rekening saham adalah akun di sekuritas yang bisa anda gunakan untuk transaksi beli atau jual saham incaran anda.

Cara membuka rekening saham pun sangatlah mudah, yakni:
  • Hubungi pihak sekuritas
  • Lakukan pendaftaran via offline (kirim berkas) atau online (tergantung sekuritas)
  • Tunggu email konfirmasi dari pihak sekuritas
  • Lakukan setoran dana deposit sesuai ketentuan 
Itulah cara dalam melakukan pembukaan rekening saham, namun lebih baiknya anda konsultasi dengan pihak sekuritas pilihan anda sebelum melakukan pembukaan.

3. Buka Rekening Dana Nasabah (RDN)

Rekening dana nasabah atau RDN itu berbeda dengan rekening saham. Jika rekening saham adalah akun yang kita buat di sekuritas, rekening dana nasabah adalah akun yang kita buat di perbankan dengan bantuan sekuritas pada saat membuka rekening saham.

Jadi membuat rekening saham selalu beriringan dengan rekening dana nasabah.

Rekening dana nasabah sendiri dibuat dengan tujuan agar rekening tersebut hanya dan hanya bisa dipakai oleh nasabah saja sesuai perintah yang dibuat.

Jadi alur penggunaan RDN adalah :
  • Anda membuat perintah via online trading atau via telepon kepada sekuritas
  • Pihak sekuritas membuat perintah kepada perbankan sesuai dengan request anda
  • Pihak bank melakukan sesuai permintaan
  • Permintaan anda pun selesai diproses
Begitulah kira-kira alur proses penggunaan RDN, baik untuk melakukan pembelian saham, penjualan saham, deposit dana atau withdraw dana dari rekening dana nasabah (RDN) via OLT atau broker sekuritas.

4. Deposit Sejumlah Dana Pada RDN

Setelah rekening saham dan rekening RDN telah ada, maka anda akan diminta untuk melakukan deposit sejumlah dana sesuai ketentuan dari masing-masing sekuritas.

Ada sekuritas yang memberikan ketentuan untuk mengaktifkan akun saham (mendapatkan password dan pin), anda diminta untuk deposit terlebih dahulu. Namun ada juga yang tidak memberikan syarat tersebut, namun tentunya dengan tidak adanya dana maka anda tidak dapat melakukan aktifitas transaksi.

5. Belajar Analisa Fundamental

Kini tiba saatnya anda belajar analisa fundamental. Ada banyak sekali literatur yang bisa anda baca mengenai analisa fundamental.

Namun pada intinya anda minimal menguasai analisa fundamental seperti analisa rasio, membaca dan mencari data dalam laporan keuangan, dan menginterpretasikan angka-angka dalam laporan keuangan agar dapat menjadi informasi yang sangat berguna dalam pengambilan keputusan.

Percuma dong kita bisa analisa fundamental namun tidak dapat menginterpretasikannya, dan tidak dapat memaksimalkan informasi yang didapat untuk aktifitas investasi.

Maka dari itu, kemampuan mengambil informasi dalam laporan keuangan adalah hal yang terpenting dibandingkan hanya bisa membaca rasio-rasio keuangan yang banyak sekali jenisnya.

6. Mempelajari Analisa Teknikal

Analisa teknikal yang wajib anda kuasai ada 3, yaitu:
  • Menentukan support dan resisten
  • Mampu membuat dan membaca trend yang sedang terjadi serta menggambar trendline
  • Menguasai Price Action
Bagaimana dengan indikator-indikator?
Pelajari saja sebagai pelengkap dan pendukung.

7. Memahami Informasi Berita dan Regulasi

Ada banyak sekali berita yang beredar setiap harinya di berbagai media, namun kemampuan anda memahami setiap berita yang dimuat akan sangat bermanfaat pada perkembangan investasi anda.

Jadi berita itu penting, tapi tidak penting-penting amat.

Namun untuk regulasi yang di sahkan, anda harus kuasai intinya. Karena regulasi dapat menjadi Game Changer.

8. Pilih Saham Blue Chip atau LQ45

Jika anda pemula, maka saham-saham LQ45 atau blue chip adalah pilihan yang tepat untuk investasi atau trading.

Namun sembari berjalannya waktu, anda pasti banyak belajar, maka saham-saham LQ45 tidak lagi begitu menarik kecuali dalam kondisi tertentu.

9. Tentukan Metode Investasi

Jika anda investasi bukan trading, maka tentukan gaya dan metode investasinya.

Ada 3 (tiga) jenis metode investasi yang cukup banyak penggunanya, yaitu:
  • Value investing
  • Growth Investing
  • Dividen investing
Untuk detailnya, kita bahas dalam artikel lainnya.

Tapi ketiga metode tersebut memiliki cara yang berbeda, dan cuan yang dihasilkan tentu akan berbeda pula, serta saham pilihannya atau kriterianya sudah pasti berbeda.

10. Analisis Kondisi Perusahaan

Sebagai bagian dari analisa fundamental, anda harus tahu apakah perusahaan tersebut dijalankan oleh manajemen yang bagus atau tidak.

Cara paling gampang adalah dengan mengetahui tingkat GCG masing-masing perusahaan.

Namun ada cara mudah, yaitu dengan bantuan google. Anda tinggal mengetikkan kata kunci "kasus PT bla bla bla" atau kata kunci tertentu yang bisa menunjukkan permasalahan emiten dimasa lampau atau yang sedang terjadi.

11. Analisa Harga Saham Terbaru

Metode ini lebih pada analisa teknikal, anda dituntut untuk update harga terbaru.

Mengapa demikian?

Setiap pergerakan harga terakhir akan terbentuk satu candle, dan dari bentuk candle terakhir itulah kita bisa memperkirakan kecenderungan harga selanjutnya.

12. Kuasai Aplikasi Trading

Setelah anda membuka rekening saham, maka saatnya menginstal aplikasi OLT dari sekuritas.

Sebelum menggunakannya, lebih baik anda membaca manual guide (buku panduan) yang disediakan oleh sekuritas.

Pelajari dan pahami agar anda bisa menggunakannya dengan baik, sehingga tidak sampai bingung harus bagaimana ketika mau menjual atau membeli, atau menggunakan fitur-fitur lainnya.

13. Mulai Beli Saham Online

Setelah semua siap, kini waktunya anda untuk mulai melakukan pembelian saham.

Tujuan utamanya adalah untuk membiasakan diri anda dengan fitur dalam OLT dan membuat anda memahami bagaimana teknis membeli saham.

Dengan sering melakukan transaksi maka anda akan memahami seperti apa teknis yang tepat, dan teknik beli seperti apa yang cocok dengan tipikal anda.

14. Belajar Jual Saham

Disisi lain anda juga harus terbiasa dalam menjual saham.

Menjual saham memang mudah, namun untuk mendapatkan teknik yang terbaik, anda harus sering latihan. Nantinya anda akan tahu bagaimana teknik menjual terbaik untuk memaksimalkan keuntungan atau meminimalisir kerugian.

15. Belajar Membuat Trading Plan

Selalu buat trading plan untuk setiap trading anda.

Trading plan ini sangat berguna bagi para trader, karena dengan trading plan kita bisa mengamankan keuntungan yang ada didepan mata, dan dapat meminimalisir kerugian ketika harga bergerak turun dari harga beli kita.

16. Belajar Membuat Investment Plan

Jika anda melakukan investasi di bursa saham, bukannya trading, maka anda juga harus membuat investment plan.

Hal ini juga berguna untuk membuat perencanaan investasi kita, agar hasil investasinya nanti dapat maksimal.

Karena perencanaan yang matang akan dapat lebih berguna dibandingkan tanpa perencanaan sama sekali.

17. Merubah Order Beli atau Order Jual Saham

Jika anda salah melakukan input jual atau beli, maka anda harus melakukan perubahan.

Perubahan ini bisa anda lakukan di order list.

Merubah harga antrian pun tidak bisa dilakukan sembarangan, karena jika serampangan juga akan memberikan dampak buruk pada harga rata-rata kita dan juga mentalitas.

18. Pahami Settlement Transaksi

Settlement transaksi ini berisikan informasi perihal jual atau beli. Didalamnya kita bisa melihat mulai dari profil kita, nomor antrian sampai pada fee transaksi dan lain sebagainya.

Dengan memahami settlement ini , kita menjadi mengerti mengapa ada pajak transaksi jual saham, dan apa saja komponen dari fee tersebut.

19. Perhatikan Fee Transaksi Trading Online

Pada dasarnya fee transaksi tidak begitu penting, karena pada awal pembukaan kita sudah paham berapa besarannya.

Namun dengan memahami fee transaksi jual dan beli membuat kita mengerti bagaimana cara menutupi biaya tersebut tanpa harus mengambil dari ekuitas kita, yakni dengan menentukan minimal keuntungan yang diperoleh.

Dengan adanya minimal keuntungan yang diperoleh, maka pada saat kita menjual pada persentase keuntungan tersebut, kita sudah BEP, cukup bayar fee transaksi saja. Sehingga ekuitas tidak tergerus.
 

20. Stock Screener

Stock screener adalah fitur yang digunakan untuk melakukan pemilihan saham secara otomatis berdasarkan pilihan filtrasinya.

Beberapa cara paling mudah adalah menggunakan aplikasi OLT atau website tertentu.

Dalam aplikasi OLT, anda bisa menanyakan kepada broker perihal fitur ini. Tentu saja fitur ini sangat membantu karena mempersingkat waktu anda dalam melakukan pemilihan saham incaran.

Asyiknya lagi, anda bisa menentukan kriteria saham seperti apa yang anda kehendaki.

21. Diversifikasi

Diversifikasi adalah metode manajemen resiko.

Dengan diversifikasi diharapkan resiko yang membayangi anda sebagai investor dapat berkurang  hingga seminimal mungkin.

Sebagai trader maupun investor, diversifikasi sangat dianjurkan untuk dilakukan sebagai bagian dari manajemen resiko investasi, sehingga profit yang sudah diraih tidak lenyap begitu saja.

22. Faktor yang Mempengaruhi Harga Saham

Ada banyak sekali faktor penggerak harga saham yang harus anda ketahui.

Mengapa demikian?

Karena kita tidak tahu faktor mana yang akan sangat berpengaruh pada kondisi terkini terhadap harga saham, sehingga kita bisa mengambil plan dan mengambil keputusan yang tepat.

Berikut adalah faktor yang mempengaruhi harga saham:
  • Kondisi fundamental perusahaan
  • Nilai tukar Rupiah terhadap US Dolar
  • Kondisi Perekonomian negara
  • Manipulasi harga saham oleh sekelompok tertentu
  • Tingkat suku bunga BI
  • Jumlah Dividen yang akan dibagikan
  • Laba per saham atau EPS
  • Laporan keuangan terbaru
  • Kebijakan pemerintah atau regulasi
  • Fed Rate atau tingkat suku bunga Amerika Serikat
  • Aksi korporasi perusahaan
  • Kenaikan harga komoditas
  • Tingkat inflasi
Itulah faktor-faktor yang dapat mempengaruhi harga saham di pasar modal yang harus anda ketahui.

23. Evaluasi Investasi

Setiap hasil dari trading atau investasi, sebaiknya anda lakukan evaluasi.

Evaluasi saham ini meliputi:
  • Dasar atau alasan anda membelinya
  • Dasar atau alasan anda menjualnya
  • Dasar atau alasan anda menyimpannya
  • Dalam kondisi apa anda mengambil keputusan menjual atau membeli
  • Keuntungan atau kerugian yang anda peroleh
  • Besaran dana yang telah anda alokasikan
  • Apakah sahamnya masih layak dibeli lagi
Evaluasi ini penting untuk dilakukan sehingga kita dapat belajar dari hasil trading atau investasi kita.

Kesimpulan

Demikianlah cara membeli saham online terlengkap yang bisa anda jadikan panduan sebelum benar-benar berinvestasi saham di Pasar Modal Indonesia. Semoga bermanfaat.