Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Return Saham : Pengertian, Cara Menghitung, Rumus dan Faktor yang Mempengaruhi

Return saham seringkali kita bahas dalam berbagai kesempatan dialog, baik itu dalam forum online maupun offline.

Diantaranya membahas "berapa return lo bulan ini?" atau "tahun ini return saham gue sekian" dan lain sebagainya.

Tapi tahukah anda apa itu return saham? bagaimana penghitungannya? dan faktor apa saja yang mempengaruhi return saham?

Tenang, karena pada artikel kali ini kita akan bahas tentang return saham secara sederhana dan mudah dipahami.

pengertian return saham

Pengertian Return Saham

Return adalah selisih antara harga beli dan harga jual yang nilainya bisa positif (untung) atau negatif (rugi). Ketentuan return pun bisa berbeda tergantung kondisi dilapangan yang mana sangat mempengaruhi harga jual kita.

Return saham adalah keuntungan atau kerugian yang kita dapatkan dari selisih harga beli dengan harga jual saham.

Apabila selisih nya bernilai positif, maka return saham kita berupa keuntungan atau profit. Sedangkan jika selisihnya bernilai negatif, maka return saham kita berupa kerugian.

Jenis-jenis Return

Ada beberapa jenis return saham yang harus anda ketahui, yaitu:
  • Return Saham Realisasi
  • Return Saham Ekspektasi

Return Saham Realisasi

Return saham realisasi adalah return yang dihitung berdasarkan data histori perusahaan yang sebagai alat ukur perusahaan.

Data histori sendiri merupakan ringkasan data harga saham sebuah perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia pada periode tertentu.

Return realisasi sendiri ada 4 (empat) jenis, yaitu :
  • Return Total
  • Relatif Return
  • Kumulatif Return
  • Penyesuaian Return

Return Saham Ekspektasi

Return Saham Ekspektasi adalah return yang dihitung berdasarkan ekpektasi investor akan masa depan (saham) perusahaan.

Return jenis ini dianggap memiliki kedudukan yang lebih penting dibandingkan dengan return saham realisasi karena menjadi tolak ukur investor terhadap masa depan perusahaan.

Komponen Return Saham

Dalam menghitung return saham kita akan mengenal komponen-komponen return saham, diantaranya adalah :
  • Capital Gain
  • Capital Loss
  • Yield

Capital Gain

Capital Gain adalah selisih positif dari harga penjualan atas harga beli yang diakibatkan oleh kenaikan harga saham yang membuat investor pemilik saham tersebut mendapatkan keuntungan.

Capital Loss

Capital Loss adalah selisih negatif dari harga penjualan atas harga beli yang diakibatkan oleh penurunan harga saham yang membuat investor pemilik saham tersebut mengalami kerugian.

Yield

Yield adalah komponen imbal balik dari yang merefleksikan aliran kas atau pendapatan perusahaan pada periode tertentu. Yield ini biasa didapatkan seorang investor berupa dividen perusahaan.

Cara Menghitung Return Saham

Kita telah mengetahui bahwa ada dua jenis return saham yaitu return realisasi dan return ekspektasi.

Keduanya memiliki cara penghitungan yang berbeda karena memiliki dasar dan tujuan yang berbeda.

Rumus Return Saham

Sehingga rumus kedua jenis return tersebut berbeda, maka berikut adalah rumus return saham realisasi dan ekspektasi :

Rumus return saham realisasi :

Pi,t - Pi,-t 

Ri,t = Pi,t-1

Keterangan :
Pi,t        : harga saham i pada waktu t
Ri,t        : return saham i pada waktu t
Pi,t-1     : harga saham i pada periode t-1

Rumus return saham ekspektasi :

E(Rit) = Rmt

Keterangan :
E(Rit)   = keuntungan saham yang diharapkan pada hari ke-t
Rmt      = keuntungan yang diberikan pasar di periode t

Rumus Return Saham berupa Capital Gain dan Capital Loss

Return saham = (Harga Jual - Harga Beli) + dividen

Keterangan :
1. Jika hasilnya bernilai positif, maka return tersebut berupa keuntungan
2. Jika hasilnya negatif, maka return tersebt berupa kerugian

Faktor yang Mempengaruhi Return Saham

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi return saham, diantaranya adalah :
  • faktor makro
  • faktor mikro
Berikut penjelasan detailnya

Faktor Makro

Faktor makro dalam hal ini berupa faktor ekonomi dan non ekonomi.

Faktor ekonomi ini berupa suku bunga, pertumbuhan ekonomi, GDP, inflasi, kurs valuta asing (USD/IDR), harga komoditas dan lain sebagainya.

Sedangkan faktor non ekonomi berupa faktor politik dalam dan luar negeri, regulasi dan sosial.

Faktor Mikro

Untuk faktor mikro ini meliputi semua yang berkenaan dengan perusahaan. Baik itu yang berupa keuangan perusahaan maupun faktor non keuangan.

Faktor keuangan ini berupa pertumbuhan pendapatan, pertumbuhan laba bersih, perkembang penjualan, dividen dll. 

Sedangkan faktor non ekonomi berupa perubahan selera masyarakat, industri yang semakin kompetitif, ekonomi nasional dan global, politik dan sosial.

Keuntungan Mengetahui Return Saham

Pada dasarnya seorang investor yang melakuukan transaksi menginginan keuntungan, maka penting sekali untuk memahami pengertian apa itu return saham dan manfaat mengetahui return saham.

Berikut adalah manfaat dari mengetahui return saham:

Untuk Analisis dan Evaluasi

Dengan mengetahui besaran return saham yang diperoleh, maka itu bisa dijadikan dasar untuk evaluasi dan analisis tentang apa saja yang berjalan positif selama periode investasi tersebut dan apa saja yang tidak berjalan dan memberikan dampak negatif pada return saham secara keseluruhan.

Sebagai Tolak Ukur Kinerja Investasi

Return saham yang didapat bisa menjadi tolak ukur kinerja investasi berupa apakah sistem dan planning investasi yang selama ini dipakai sudah cukup bagus atau perlu ada improvement sehingga dapat membuat kinerja investasi dimasa mendatang menjadi lebih baik.

Demikianlah pengertian tentang apa itu return saham dan faktor apa saja yang dapat mempengaruhi return saham. Dan jangan lupa ada rumus yang bisa digunakan untuk menghitung return saham yang kita dapatkan.