Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Swing Trading Saham : Pengertian, Strategi dan Cara Penerapannya

Swing trading saham merupakan salah satu strategi dalam trading saham yang cukup banyak penggunanya. Hal ini disebabkan karena metode ini cukup mudah untuk diaplikasikan dan tidak membuat spot jantung.

Bagi anda yang memiliki karakter sebagai seorang yang tidak mau melihat layar monitor setiap hari untuk mengecek pergerakan harga saham, maka metode swing trading layak untuk dipelajari lebih dalam.

Pada kesempatan kali ini kami membahas khusus tentang strategi swing trading tentang pengertian, menggunakan strategi swing trading dan bagaimana set up terbaiknya untuk menghasilkan keuntungan secara optimal.



Swing Trading : Strategi Trading Yang Dapat Menghasilkan Cuan Besar

Pengertian Swing Trading

Swing trading adalah strategi jual beli saham untuk meraih keuntungan dalam hitungan hari sampai beberapa minggu dengan mengandalkan analisa teknikal.

Metode ini sangat simpel dan cukup powerfull untuk digunakan untuk menumbuhkan equity pada portofolio anda.

Dalam penggunannya, swing trading lebih mengandalkan analisa teknikal, namun tetap tidak mengabaikan fundamental, news, dan geopolitik lokal dan global.

Hal ini dikarenakan swing trading fokus pada trend dan price action sebuah saham. Untuk fundamental sendiri lebih sering digunakan untuk memvalidasi apakah ada sentimen fundamental yang dapat berpengaruh secara signifikan atau tidak terhadap perkembangan harga beberapa hari kedepan.

Kelebihan Swing Trading

Kelebihan dari swing trading sendiri adalah anda memiliki fleksibilitas dalam keluar masuk pasar tanpa mengabaikan peluang yang ada serta fundamental perusahaan.

Selain itu, swing trading memiliki time frame yang cukup variatif mulai dari harian, mingguan sampai bulanan yang bisa diatur sesuai keinginan atau kondisi pasar pada saat itu.

Strategi Swing Trading 

Swing trading dapat dilakukan pada semua trend yang terjadi di pasar modal, seperti uptrend, downtrend sampai sideways.

Ketiga trend tersebut dapat menghasilkan keuntungan yang berbeda-beda dan time frame yang harus diambil juga berbeda, untuk itu anda harus dapat memahaminya lebih dalam kapan waktu yang tepat menggunakan teknik swing trading tersebut.

Swing Trading Saat Uptrend

Menggunakan strategi swing trading pada saat bursa uptrend adalah metode terbaik, karena anda akan dengan mudah menghasilkan keuntungan.

Keuntungan yang diraih pun tidak main-main pada kondisi tersebut, namun secara rata-rata anda akan mudah menghasilkan keuntungan 10% lebih dalam suatu trade pada kondisi ini.

Bisa dibilang menggunakan metode swing trading pada masa uptrend adalah kondisi paling ideal dan terbaik untuk menghasilkan cuan yang berlimpah.

Swing Trading Saat Downtrend

Berbanding terbalik dengan uptrend, menggunakan teknik swing trading pada saat downtrend sangat tidak direkomendasikan, karena peluang untuk mendapatkan keuntungan jauh lebih kecil dibanding peluang untuk Cut Loss.

Untuk itu, ketika pasar mengalami fase downtrend, sebaiknya anda tidak melakukan trading sama sekali, nikmati hari-hari tanpa pusing memikirkan saham.

Swing Trading Saat Sideways

Jika pada masa downtrend sulit untuk menghasilkan keuntungan, maka pada sideways peluang yang ada untuk menghasilkan keuntungan adalah 50 : 50. Sehingga anda tetap bisa mendapatkan cuan dan potensi cut loss yang tidak lebih besar.

Maka set up terbaik bagi anda yang ingin menggunakan metode swing trading, sebaiknya lakukan pada dua kondisi berikut:
  • Masa Uptrend (terbaik)
  • Masa Sideways (alternatif)

Kapan Swing Trading Sebaiknya dilakukan

Sebagaimana yang telah dijelaskan pada poin diatas, kondisi paling baik untuk menggunakan metode swing trading adalah pada masa uptrend.

Hal ini dikarenakan probabilitas meraih cuan jauh lebih besar ketimbang anda harus melakukan cut loss.

Pada masa uptrend, anda bisa memperpanjang time frame anda, jika sebelumnya harian bisa diperpanjang menjadi mingguan, atau dari mingguan menjadi bulanan.

Karena semakin panjang time frame maka peluang menghasilkan keuntungan menjadi jauh lebih besar.

Untuk itu penting kiranya mengetahui kondisi pasar terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk melakukan teknik swing trading saham ini.

Mulai Dari Cuan Kecil Sampai Besar

Dalam menghasilkan cuan, strategi swing trading tidak bisa dianggap remeh. Karena jika anda sudah mahir, maka dalam fase downtrend pun anda masih bisa menghasilkan cuan meski peluangnya kecil.

Untuk fase uptrend, swing trading bisa menghasilkan cuan diatas 20% dalam satu bulan. Sehingga swing trading ini bisa menghasilkan keuntungan mulai dari kecil sampai besar tergantung kondisi market dan time frame yang diambil.

Berbeda halnya dengan scalping, swing trading ini sangat fleksibel soal time frame. Ia bisa digunakan untuk time frame berapapun, selama market mendukung, maka tidak ada alasan untuk tidak bisa mencetak cuan dari strategi swing trading ini.

Manajemen Resiko Swing Trading

Untuk menghasilkan keuntungan secara konsisten, yang harus anda lakukan adalah konsisten mengatur resiko.

Kesuksesan seorang trader bukan dilihat dan diukur dari seberapa sering ia menghasilkan cuan, namun seberapa disiplin dia dalam mengikuti trading plan, salah satunya menjalani stop loss.

Berikut adalah cara manajemen resiko swing trading yang bisa anda lakukan:

Jangan Average Down

Berbeda dengan seorang investor, swing trader dilarang melakukan average down.

Larangan ini bukan tanpa alasan, sebab dengan melakukan average downd dapat menjebak trader dan membuatnya kesulitan menjalani trading dikemudian hari.

Bagi seorang trader, likuiditas modal pada portofolio adalah hal utama, maka dengan tidak melakukan average down bisa menyelamatkannya dari nyangkut yang lebih besar.

Jadi ketika harga bergerak turun menembus level support terdekat, sebaiknya yang anda lakukan adalah lakukan stop loss (jika dekat titip stop loss) atau lakukan jual untung yang biasa kita kenal sebagai trailing stop.

Siapkan Trading Plan

Sebelum melakukan trading, sebaiknya siapkan trading plan. 

Trading plan ini akan membantu anda untuk menghadapi situasi market yang tidak menentu, sehingga anda bisa mengambil keputusan berdasarkan data bukan apa yang anda rasakan.

Jika anda belum bisa cara membuat trading plan, sebaiknya anda membaca artikel tentang cara membuat trading plan.

Disiplin Stop Loss

Sebagaimana yang disebutkan sebelumnya, bahwa trader yang sukses selalu mendahulukan manajemen resiko salah satunya adalah disiplin cut loss (stop loss).

Ketika trading plan anda sudah siap, saat harga bergerak tidak sesuai analisa, maka langkah utama dan pertama anda adalah jual rugi alias lakukan stop loss pada harga yang telah ditetapkan dalam trading plan.

Fokus Pada Kualitas Trading

Agar anda tidak sering melakukan cut loss atau stop loss, maka fokus pada kualitas trading anda.

Saat analisa anda mengatakan bahwa sinyal yang muncul belum begitu kuat, maka sebaiknya anda wait and see dahulu.

Menjaga kualitas trading bisa membantu anda terhindar dari melakukan cut loss sesering mungkin.

Kesimpulan

Swing trading memang teknik trading yang umum dipakai para trader di pasar saham, sayangnya mereka tidak begitu mengerti bagaimana memaksimalkan swing trading itu sendiri.

Sedangkan strategi swing trading itu sangat bergantung pada trend, ketika trendnya menguat maka swing trading dapat dengan mudah menghasilkan cuan, begitu juga sebaliknya.

Untuk itu penting kiranya mengetahui kondisi trend utama yakni IHSG sebelum benar-benar menjalankan trading, agar tidak menyesal ketika harus melakukan cut loss secara beruntunt.