Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Menghitung ROE Pada Laporan Keuangan

Cara menghitung ROE pada laporan keuangan pada dasarnya sangatlah mudah, namun bagi anda yang belum terbiasa melakukannya terutama pada laporan keuangan perusahaan terbuka, hal ini dapat menjadi kesulitan tersendiri.

Pada pembahasan kali ini saya akan mengulik tentang cara menghitung ROE pada laporan keuangan dan pada bagian mana saja yang harus diperhatikan agar mendapatkan angak ROE yang benar-benar riil sesuai kondisi keuangan perusahaan yang sebenarnya.

cara menghitung roe

Cara Menghitung ROE

ROE atau Return On Equity adalah rasio profitabilitas yang berguna untuk mengukur seberapa profitabel (menguntungkan) laba yang dihasilkan oleh perusahaan terhadap ekuitas yang dimiliki.

ROE ini dianggap lebih dapat dipertanggungjawabkan dibandingkan penggunaan ROA (Return On Asset) dalam mengukur tingkat pengembalian.

Untuk dapat menghitung nilai ROE, terlebih dahulu anda harus mengetahui rumus perhitungannya, sehingga dalam implementasinya nanti mudah untuk dilakukan.

Dan berikut adalah rumus perhitungan ROE....

Rumus Menghitung ROE

Rumus ROE adalah 

ROE = (Laba : Ekuitas) x 100%

Keterangan :
Laba : keuntungan yang didapatkan perusahaan dalam periode tertentu
Ekuitas : Modal yang dimiliki perusahaan

Untuk memudahkan  anda dalam menghitung ROE, berikut contoh yang langsung diaplikasikan pada laporan keuangan perusahaan publik.

Mencari ROE Pada Laporan Keuangan

Contoh perhitungan ROE pada pembahasan kali saya menggunakan laporan tahunan Unilever (UNVR) tahun 2019.

Cara mencari data laba dan ekuitas pada laporan keuangan :
  • Anda pergi terlebih dahulu ke situs resmi BEI di www.idx.co.id untuk mendapatkan laporan keuangan
  • Setelah itu anda cari menu laporan keuangan untuk download, kemudian cari laporan keuangan yang anda inginkan
Setelah mendapatkan data laporan keuangan, coba anda cari item pada gambar dibawah ini

unilever
Ekuitas UNVR Tahun 2019

Gambar diatas adalah data ekuitas UNVR.

Setelah mendapatkan data ekuitas, selanjutnya anda cari data laba UNVR seperti pada gambar berikut

unilever
Laba UNVR 2019


Pada data laba UNVR diatas terdapat dua jenis laba yaitu laba bersih dan laba komprehensif.

Anda bisa menggunakan salah satunya, namun menurut saya yang paling bagus adalah laba bersih. Kalau menggunakan laba komprehensif, maka laba yang dihasilkan diluar bisnis perusahaan turut serta terhitung.

Selain itu anda harus perhatikan item laba lainnya pada bagian laporan laba rugi, jika ini ada dalam jumlah yang besar atau signifikan, maka anda bisa menganulirnya dari total laba bersih perusahaan.

Fungsinya untuk melihat data laba bersih aslinya yang berasal dari bisnis, sehingga kita sebagai investor dapat benar-benar tahu ROE asli dari bisnis perusahaan tersebut di angka berapa.

Ok kita lanjut saja.

Rumus menghitung ROE adalah

ROE = (Laba : Ekuitas) x 100%

maka

ROE = (7.392.837 : 5.281.862) x 100%

ROE = (1,4) x 100% atau ROE = 1,4 x 100%

hasilnya adalah 

ROE = 140%

Mungkin anda bertanya-tanya, mengapa ROE UNVR sangat tinggi sedangkan perusahaan yang lainnya tidak demikian. Apakah ROE UNVR itu nyata atau eror saja?

Yups, anda tidak salah bahwa ROE UNVR selalu diangka 100% setiap tahunnya.

Hal ini disebabkan UNVR selalu menggunakan utang sebagai mesin menghasilkan laba dibanding ia menggunakan aset atau ekuitasnya sendiri.

Keunggulan ROE

Keunggulan utama dari ROE ini adalah kemampuannya dalam menunjukan kualitas bisnis dan industri yang digeluti perusahaan dalam create money

Untuk itu penting kiranya anda melihat data ROE perusahaan dalam beberapa tahun kebelakang, fungsi utamanya adalah apakah ada "sesuatu" pada ROE perusahaan tersebut pada tahun-tahun tertentu.

Yang saya maksud dengan "sesuatu" adalah suatu peristiwa penting yang menyebabkan ROE nya sangat tinggi atau minus, atau standar saja alias biasa-biasa saja.

Karena dengan mengetahui adanya "sesuatu" tersebut kita bisa melihat prospek bisnis dan perkembangan industri dari perusahaan tersebut yang sebenarnya.

Kelemahan ROE

Kelemahan ROE sendiri terletak pada item-item yang membuat laba bersih perusahaan terlihat besar atau minus.

Disinilah tingkat ketelitian kita sebagai investor teruji.

Karena jika hanya berpatokan pada laba bersih saja, kita hanya akan menghasilkan ROE yang bias, sehingga seringkali ada saham yang memiliki ROE bagus namun harga sahamnya tidak beranjak naik.

Untuk itu penting kiranya kita untuk teliti dalam mengambil keputusan dan melihat angka-angka pada laporan laba bersih.

Akan tetapi kalau anda ingin lebih dalam lagi dalam melakukan analisa, cek satu persatu item pada laporan laba rugi di setiap catatan laporan keuangan.

Dari situ anda akan benar-benar tahu darimana angka-angka tersebut didapatkan.

Kesimpulan

ROE atau Return On Equity saat ini memang masih menjadi primadona dalam mengukur tingkat profitabilitas suatu perusahaan. Dan rasio ini memang benar-benar bisa kita andalkan terutama pada perusahaan yang telah kita ketahui historinya selama ini.

Namun disisi lain ROE juga memiliki sisi kelemahan yang patut kita antisipasi agar nilai ROE yang kita hitung benar-benar merefleksikan kondisi profitabilitas perusahaan.